Suara.com - Seorang miliuner di China menarik semua tabungannya sekitar Rp 11 miliar dan menyuruh pegawai bank untuk menghitung nominalnya secara manual.
Menyadur Mirror Sabtu (23/10/2021), pria yang memiliki julukan 'Sunwear' ini awalnya tersinggung karena diingatkan untuk memakai masker oleh satpam bank.
Untuk pelampiasan, pria ini menarik 5 juta yuan uang kertas di Bank of Shanghai dan menyuruh staf untuk menghitung jumlahnya satu per satu.
Jumlahnya ini sudah mencapai batas maksimum uang tunai yang dapat ditarik, tapi ia dilaporkan berencana kembali setiap hari sampai semua tabungannya habis, dengan staf harus menghitungnya dengan tangan.
Dalam sebuah posting di media sosial China, jutawan itu mengungkapkan kekecewaannya pada layanan bank meskipun dia tidak merinci dari pihaknya apa yang terjadi.
Namun, bank di kota Shanghai, China, bersikeras bahwa insiden itu hanya melibatkan seorang penjaga keamanan yang meminta pria itu untuk mengenakan masker.
Pria kaya itu menuduh staf bank memiliki sikap pelayanan terburuk dalam memperlakukannya sambil membual tentang memiliki puluhan juta di rekeningnya.
"Karena sikap ini, saya hanya bisa menarik semua uang dan menaruhnya di bank lain. Itu perlu meminta mereka untuk menghitung uang tunai jika itu gagal."
Gambar jutawan yang memasukkan uang kertas ke dalam kotak dan membawanya ke mobil mewahnya telah dibagikan secara luas di jejaring sosial China.
Baca Juga: Viral Cowok Hitung Uang Hasil Nabung 4 Tahun, Jumlah Tak Terduga Bikin Lemas
'Sunwear' dilaporkan telah melihat pengikut onlinenya tumbuh menjadi 1,7 juta sebagai hasil dari postingannya.
Dia mengatakan dua pekerja bank butuh dua jam untuk mempersiapkan penarikan besar dengan konter mata uang tunggal. Tidak jelas apakah pria itu telah kembali untuk menarik sisa uangnya setelah insiden awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok