Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang kuli bangunan memperlihatkan menu makan yang ia santap bersama teman-temannya saat bekerja viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @/yudie.rst, Kamis (21/10/2021) seorang kuli perkebunan kelapa sawit memperlihatkan menu makannya pada hari itu.
Dalam videonya, kuli tersebut meminta agar para warganet tidak mem-bully menu makan ala kadarnya yang akan ia santap.
Nasi putih dan gorengan
Kuli tersebut lantas memperlihatkan satu piring nasi putih dan lauk sederhana yang akan ia santap. Lauk tersebut terdiri dari beberapa jenis gorengan, mulai dari bakwan hingga pastel atau jalangkote.
Agar lebih memiliki rasa yang beragam, pria tersebut juga menambahkan sambal cocol untuk melengkapi nasi dan gorengan.
"Jangan di-bully ya teman-teman, bagi kami para kuli, yang penting kenyang," tulis pria tersebut dalam videonya.
Dalam video tersebut, pria itu lantas mengambil nasi dan gorengan dengan tangannya. Ia tak lupa mencocol gorengan ke dalam mangkuk sambal dan segera menyantapnya hingga habis.
Tanggapan warganet
Baca Juga: Produk Skincare Sering Dicuri, Penjaga Toko Sampai Pasang Peringatan Ini di Etalase
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka bersimpati pada pria tersebut. Mereka mengagumi kesederhanaan para kuli dalam bersantap.
"Ngapain di-bully bang, ngelihatnya aja udah seneng gue, nggak neko-neko," komentar salah seorang warganet.
"Lu nggak sendiri bang, saya biarpun ada uang, tapi suka menu makan kaya gitu," ujar warganet lain.
"Oh iya bang, justru yang kaya gini lebih nikmat, syukuri aja," tulis salah satu warganet.
"Pernah banget kaya gini, beli gorengan 5 ribu dibagi-bagi buat pagi siang malam, semangat para pencari rezeki," sahut warganet lain.
"Nggak apa-apa bang, gue juga pernah di fase ini tiap hari cuma makan pakai bumbu mi instan," komentar salah satu warganet.
"Tapi jangan sering-sering ya, tubuh juga butuh nutrisi biar selalu sehat, tidak asal kenyang. Supaya lebih semangat cari rezeki untuk keluarga," tulis warganet lain.
Video lain yang mungkin viral:
Tag
Berita Terkait
-
Ibu Nikah Lagi, Pria Ini Auto Galau saat Lihat Adik Tiri, Videonya Viral
-
Salut! Viral Kisah Guru Honorer Bergaji Rp 350 Ribu, Pulang Ngajar Langsung Jadi MUA
-
Viral! Perempuan Asal Cilegon Diberi Mahar Rp 5 Miliar Oleh Pria Australia
-
Viral Harga Nasi Rames di Mall Bikin Menjerit, 'Kenyang Enggak Bangkrut Iya'
-
Produk Skincare Sering Dicuri, Penjaga Toko Sampai Pasang Peringatan Ini di Etalase
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa