Suara.com - Penduduk Jakarta memiliki beberapa alternatif transportasi, salah satunya LRT (Light Rapid Transit). LRT ini merupakan kereta lintas rel terpadu yang berdaya angkut kecil. Simak berikut ini fakta menarik LRT.
Diketahui, LRT ini moda transportasi baru yang rencananya akan diresmikan tahun 2022. Sebelum resmi diluncurkan, moda transpotasi ini sudah melakukan uji coba sejak tahun 2019.
Nah, buat kamu yang penasaran soal LRT, yuk simak berikut ini fakta menarik LRT yang perlu kamu ketahui.
LRT dan MRT adalah moda transportasi yang berbasis rel. Kedua transportasi ini mempunyai rel layang serta jalur khusus yang tanpa hambatan.
Meski sama jenis transportasi berbasis rel, namun kedua moda transportasi ini berbeda. Yang membedakan keduanya yakni: LRT merupakan jenis transportasi dengan daya angkut kecil. Sedangkan MRT, jenis angkutan massal dengan daya angkut besar dan cepat.
2. Menggunakan Listrik
Sumber energi LRT adalah menggunakan aliran listrik, sehingga sangat berbahaya apabila ada ada orang atau bensa yang jatuh ke area rel. Oleh karena itu, hindari berfoto di area dekat rel.
Sebab, jika benda tersebut jatuh dan kamu ingin mengambilnya, aliran listrik dalam rel harus dimatikan terlebih dulu agar kamu tidak tersengat. Namun, hal ini tentunya dapat mengganggu jadwal operasi LRT.
Baca Juga: Dua Rangkaian Kereta Tabrakan, Apakah Pengoperasian LRT Jabodebek Ditunda?
3. Tanpa Masinis
Moda transportasi LRT beroperasi tanpa masinis. Sebab, LRT dijalankan menggunakan teknologi tingkat GoA (otomasi Grade of Atomation) 3.
Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menyampaikan, teknologi moda transportasi LRT jauh lebih maju dibanding dengan MRT (mass rapid transit) yang diproduksi oleh Jepang.
4. Tarif Rp 12.000, flat
Dikabarkan, nantinya tarif LRT dipatok dengan harga Rp12.000, untuk perjalanan Cibubur - Dukuh Atas. Tarif tersebut sudah bersubsidi dari pemerintah sebesar. Adapun subsidi yang diberikan yaitu mencapai 50%. Pasalnya, diperkirakan harga komersil LRT Jabodebek Rp 25.000.
Nah, demikianlah informsi mengenai fakta menarik LRT yang perlu diketahui. Namun, saat sedang melakukan uji coba pada Senin (25/10/2021) lalu, LRT Jabodetabek mengalami kecelakaan. Diduga penyebab tabrakan LRT tersebut terjadi karena human error.
Berita Terkait
-
Dua Rangkaian Kereta Tabrakan, Apakah Pengoperasian LRT Jabodebek Ditunda?
-
Insiden LRT Tabrakan, Kementerian Perhubungan: Kami Prihatin
-
Top 5 SuaraJakarta: Kecelakaan TransJakarta-LRT hingga Keracunan Nasi Kotak Berlogo PSI
-
Tabrakan di Munjul, Petugas Belum Evakuasi Badan LRT Jabodebek
-
Kesaksian Warga Saat LRT Jabodebek Tabrakan di Munjul, Terdengar Dentuman Keras
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
-
Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika
-
Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo
-
Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia
-
Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional
-
Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?