Suara.com - Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Lotharia Latif menyatakan akan mencopot anggotanya jika terlibat kasus narkoba.
"Saya sudah berikan peringatan tegas kepada seluruh anggota Polri di Polda NTT serta Polres jajaran, kalau ada yang melanggar akan langsung ditindak tegas, kalau perlu dicopot," kata Lotharia di Kupang, Selasa (26/10/2021).
Hal ini disampaikannya dalam rangka menjaga institusi Polri dari berbagai kasus hukum yang dilakukan oleh anggota Polri yang kemudian dapat merusak nama institusi tersebut.
Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa, dirinya tidak main-main dengan ucapannya, karena apa yang disampaikannya itu adalah pernyataan yang tegas.
Narkoba sendiri ujar dia, sudah menjadi atensi dari Kapolri, tidak boleh ada anggota polisi terlibat dalam hal tersebut.
"Ya syukuri pekerjaan yang ada, dan kelola hidup dengan baik dan berinovasi untuk membantu masyarakat, bangsa dan negara," ujar dia.
Orang nomor satu di Polda NTT itu juga menuntut agar seluruh anggotanya bekerja dengan benar dan sesuai protap serta SOP yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan berbagai masalah ke depannya.
Polisi ujar dia harus menunjukkan sikap yang profesional dalam melayani masyarakat tampa embel-embel apapun. (Antara)
Baca Juga: Duh! Adik Ipar Ahok Bripda Arjuna Bagas Kena Sanksi, Kini Jadi Staf Biasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan