Suara.com - Seorang perempuan di China mengajak 23 kerabat dalam kencan butanya untuk menguji kedermawanan calon kekasihnya tersebut.
Taizhou Evening News mewartakan pada Rabu (27/10/2021) jika insiden unik tersebut terjadi di provinsi Zhejiang, China bagian timur.
Perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu mengajak 23 kerabatnya untuk makan bersama dalam sebuah kencan buta.
Perempuan tersebut beranggapan bahwa tindakan yang ia lakukan hanya untuk menguji seberapa murah hati calon kekasihnya itu.
Bukannya makan malam berdua yang romantis layaknya pasangan kekasih, pertemuan tersebut berubah menjadi ramai dan gaduh.
Pria tersebut diketahui bernama Tuan Liu dan merupakan seorang atlet lari China.
Akibat ulah perempuan tersebut, Liu harus membayar tagihan yang mencapai 20.000 yuan atau sekitar Rp 44 juta.
Taizhou Evening News melaporkan jika kencan buta tersebut bukan keinginan pasangan itu, melainkan direncanakan oleh ibu Liu.
Ibu pria 29 tahun tersebut khawatir tentang putranya karena dia telah lajang selama beberapa tahun.
Baca Juga: China Minta Taliban Tindak Tegas Gerakan Islam Turkistan Timur
Liu mengaku terkejut ketika melihat puluhan orang yang datang di kencan butanya. Ia akhirnya sepakat untuk membayar makanan, namun hanya untuk dua orang.
Wanita itu kemudian mengatakan kepada media China bahwa dia ingin menguji kemurahan hati Liu dengan membayar makan malam untuk 25 orang.
Kasus tersebut kemudian viral di media sosial China dan langsung mengundang beragam komentar dari warganet.
"Laki-laki harus membayar dengan sopan. Tetapi membawa 23 orang untuk makan tidak dapat diterima," tulis komentar seorang warganet.
"Jika mereka saling menyukai setelah kencan, maka pria itu harus membayar. Jika tidak, mereka harus pergi ke Belanda," timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!