Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, mengatakan partainya melirik sejumlah figur untuk dicalonkan atau diusung di Pilpres 2024.
Yandri pun menyebutkan sejumlah nama baik dari internal maupun figur dari luar partai.
"Banyak, ya kalau di internal kan ada mas Tris, ada bang Zul, ada pak Hatta, banyak di internal kan," kata Yandri kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).
Sementara itu Yandri mengatakan, pihaknya juga memantau sejumlah nama dari luar partainya. Ia menyebut nama mulai dari Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo hingga Erick Thohir.
"Di luar kan banyak, waktu kita undang ke Bali itu banyak, ada Erick Thohir, ada Anies Baswedan ada Ridwan Kamil, ada Ganjar dan lain sebagainya, ada mbak Puan banyak lah, kalau di luar," tuturnya.
PAN sendiri, kata Yandri, mengaku bersyukur kekinian masih banyak pilihan nama calon pemimpin yang tersedia. Ia mengatakan, PAN terbuka untuk duduk bersama terkait rencana pengusungan para calon pemimpin tersebut.
"Dan semua kita terbuka, masih bisa untuk berdiskusi duduk bersama siapa yang akan kita usung," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua Komisi VIII DPR RI ini mengatakan yang terpenting untuk mengusung calon tersebut harus terpenuhi ambang batas pencalonan atau Presidential Threshold (PT) sebesar 20 persen.
"Yang penting sarat 20 persen terpenuhi dan peluang menang ada," ujarnya.
Baca Juga: Soal Harga Tes PCR, Puan: Jangan Lebih Mahal Dari Tiket Transportasi Publik
Kendati begitu, Yandri mengatakan, partai yang diketuai Zulkifli Hasan tidak akan terburu-buru untuk mengusung calon pemimpin untuk Pilpres 2024. Menurutnya, pesta demokrasi lima tahunan tersebut masih lama digelar.
"Ya nanti kita lihat saja perkembangannya, kan masih lama 2024," tandasnya.
Berita Terkait
-
Puan Maharani: Investigasi Menyeluruh pada Kecelakaan LRT Jabodetabek dan Bus Transjakarta
-
Soal Harga Tes PCR, Puan: Jangan Lebih Mahal Dari Tiket Transportasi Publik
-
Peletakkan Batu Pertama Pembangunan GBKP Tugu, Anies: Jakarta Rumah Bagi Semua
-
Top 5 SuaraJakarta: Anies Digugat hingga Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang