- Menteri HAM Natalius Pigai meminta isu perombakan kabinet tidak digulirkan lagi pasca klarifikasi resmi.
- Mensesneg Prasetyo Hadi sebelumnya telah menegaskan bahwa tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
- Pigai menekankan pernyataan Mensesneg memiliki integritas tinggi sehingga isu perombakan seharusnya dihormati media massa.
Suara.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menanggapi isu perombakan atau reshuffle kabinet yang kembali mencuat di tengah kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Pigai meminta agar isu tersebut tidak terus digulirkan.
Pigai menegaskan, pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) yang menyebut tidak ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat sudah jelas dan harus dihormati.
“Saya nggak tahu. Emang ada itu? Cuma media aja yang naikin. Kan Mensesneg sudah bilang tidak ada. Kalau Mensesneg bilang tidak ada, itu tidak mungkin akan ada,” kata Pigai usai rapat bersama Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Menurut Pigai, pernyataan Mensesneg memiliki bobot integritas sehingga kecil kemungkinan terjadi perombakan kabinet jika sudah disampaikan secara resmi ke publik.
“Kalau Mensesneg mengatakan tidak ada, berarti tidak mungkin akan ada karena ini menyangkut integritas atas pernyataan,” ujarnya.
Pigai pun meminta media massa menghormati pernyataan tersebut dan tidak kembali mengangkat isu reshuffle tanpa dasar. Ia menilai pengulangan isu serupa justru mengabaikan klarifikasi resmi dari pemerintah.
“Wartawan jangan goreng-goreng lagi. Itu kan sama saja dengan tidak menghormati pernyataan dari pemimpin negara. Kalau pemimpin negara keluarkan pernyataan itu harus dihormati juga dong,” pungkasnya.
Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kabar mengenai Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet hanya berupa isu atau gosip belaka yang beredar di publik, dan belum ada rencana nyata dari Presiden untuk merombak susunan Kabinet Merah Putih. Pernyataan itu disampaikan Prasetyo kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, menjelang akhir Januari 2026.
Prasetyo menyebut bahwa kabinet berada dalam pengawasan Presiden, dan reshuffle merupakan hak prerogatif kepala negara jika diperlukan. Meski begitu, sejauh ini belum ada keputusan atau persiapan resmi terkait perombakan menteri-menteri pemerintahan.
Baca Juga: Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
Berita Terkait
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan
-
Buntut Sengketa SMAN 1 Bandung, Gugatan PLK di PTUN Dinilai Ancam Kepemilikan Aset Negara
-
Wadanyon TPNPB-OPM Diciduk di Bandara Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Sita Amunisi
-
Penampakan Lukisan Emas dan Mercy Koruptor Jimmy Sutopo yang Dilelang Rp5,5 Miliar, Mewah Banget!