Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum sekuriti Rumah Sakit (RS) Abdul Radjak, Salemba, terhadap pria berinisial IK (40) hingga tewas. Penyelidikan salah satunya dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardhana menyebut total saksi yang telah diperiksa sebanyak delapan orang. Mereka di antaranya sekuriti dan pihak RS Abdul Radjak.
"Sudah ada delapan orang diperiksa," kata Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (27/10/2021).
Peristiwa dugaan penganiayaan ini sebelumnya dilaporkan terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sore.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto ketika itu menyebut korban meninggal dunia akibat pendarahan di bagian kepala.
"Pendarahan di kepala," kata Sam saat dikonfirmasi, Selasa (26/10/2021).
Sam mengklaim kasus ini masih dalam penyelidikan. Pelaku diduga lebih dari satu orang.
"Sementara masih proses penyelidikan," kata dia.
Baca Juga: Oknum Sekuriti RS Abdul Radjak Salemba Diduga Aniaya Pria hingga Tewas
Berita Terkait
-
Miris! Balita 2,5 Tahun Dianiaya Calon Ayah, Muka Hingga Kaki Luka-luka
-
Oknum Sekuriti RS Abdul Radjak Salemba Diduga Aniaya Pria hingga Tewas
-
Ada Luka Bekas Kekerasan, Kematian Perempuan Malang Diduga Dianiaya Sang Kekasih
-
Sadis! Tidak Kerjakan Tugas Sekolah, Siswi SMP Meninggal Dunia Dianiaya Guru
-
Calon Ayah Tiri Aniaya Balita Gegara Rewel, Ibu Mengalami Trauma
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar
-
Banjir Jakarta Meluas Rendam 147 RT dan 19 Jalan, Puluhan Warga Pejaten Barat Mulai Mengungsi
-
Feri Amsari dan Tiyo Ardianto Ingatkan Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
AS Diduga Serang SD Putri di Iran Tewaskan 168 Orang, Donald Trump Justru Salahkan Teheran
-
Jakarta Siaga Banjir Kiriman, 1.200 Pompa Disiapkan Hadapi Air dari Bogor-Tangerang
-
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Operasional 17 Rute Terdampak Banjir