Suara.com - Oknum guru ngaji berinisial R diduga melakukan pencabulan terhadap tujuh muridnya yang merupakan anak di bawah umur.
Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Pelaku melakukan pencabulan dengan modus melaksanakan praktik wudhu. Diketahui, sehari-hari pelaku bekerja tukang ojek dan mengajar ngaji.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua RT di Kecamatan Kotaagung, Anwar Munir.
"Korbannya adalah anak-anak perempuan yang merupakan muridnya, sementara ini ada tujuh anak yang mengaku menjadi korban pencabulan," ujar Anwar Munir, dikutip dari Sinarlampung.co--jaringan Suara.com.
Saat melakukan praktik wudhu, pelaku langsung melakukan aksinya dengan menggerayangi area sensitif korban.
Pelaku juga meminta korban untuk melepas celana sebelum melakukan praktik wudhu.
"Ada enam anak yang dicabuli saat praktik wudhu pada Rabu 20 Oktober 2021, lalu satu anak saat setoran hafalan pada Minggu 24 Oktober digerayangi tapi tidak sampai lepas baju, iming-imingnya kalau hafal dan mau dipegang-pegang maka akan diberi hadiah berupa Al-Quran kecil," jelas Anwar.
Salah seorang korban juga mengaku diiming-imingi hadiah berupa Al Quran. Akan tetapi, korban langsung berontak dan mengadu kepada orang tuanya.
Baca Juga: Anak Idap Pneumonia Di Jakarta Disebut Meroket, Wagub DKI Membantah
Kemudian, keenam anak yang dicabuli oleh R mulai mengaku dan menceritakan kejadian serupa.
Akhirnya para orang tua memutuskan untuk mengambil langkah hukum.
Orang tua melapor kepada kepala lingkungan hingga menyusn rencana agar si pelaku dipanggil ke rumah kepala lingkungan.
"Saat pelaku sudah di rumah kepala lingkungan, anggota Bhabinsa datang, kemudian pelaku dibawa ke Polsek Kotaagung," kata Anwar.
Anwar menjelaskan, pelaku dikenal sebagai orang yang religius. Bahkan setiap malam Jumat dirinya rutin mengikuti pengajian.
Pelaku berinisial R juga merupakan marbot masjid yang ada di Kecamatan Kotaagung.
Berita Terkait
-
Wanita Nyaris Diperkosa ABG di Kebun: Muka Dikepruk Batu, Diseret Kondisi Tangan Terikat
-
Oknum Anggota DPR Diduga Dilaporkan ke Bareskrim soal Pencabulan Anak, Begini Respons MKD
-
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Anggota DPR Akan Dilaporkan ke Bareskrim
-
Kebangetan! Mantan Kades dan Anaknya Korupsi Dana Desa di Pandeglang Hingga Rp418 Juta
-
Ucapan Gus Yaqut Kemenag Hadiah untuk NU Akan Dibawa ke Parlemen Jika Jadi Perdebatan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas