Selanjutnya, Deddy Corbuzier kembali membahas soal isu presiden tiga periode.
Farhat Abbas berpendapat bahwa isu tersebut seperti membuat negara Indonesia menjadi milik pendukung presiden.
"Seperti negara ini punya mereka saja," katanya.
Hal tersebut yang membuat Farhat Abbas juga membentuk Partai Pandai agar negara tetap berjalan sesuai aturannya.
"Nah karena itulah Partai Pandai hadir agar sesuai konstitusi dua periode," jelasnya.
Profil Farhat Abbas
Farhat Abbas merupakan seorang pengacara dan politikus. Dirinya mencuat ke publik saat dirinya menjadi pengacara untuk para selebriti pada tahun 2004.
Dua tahun sebelumnya, saat berusia 26 tahun, dirinya menikahi penyanyi kondang Nia Daniati. Di situlah pintu masuk, Farhat Abbas ke dunia artis.
Sejak saat itu, kehidupan Farhat Abbas tidak jauh dari isu, terutama isu pernikahannya. Di tengah awal pernikahannya, dirinya diisukan telah menikah dengan seorang wanita bernama Any Muryadi, yang akhirnya diakui dan bercerai.
Baca Juga: CEK FAKTA: Penjaga SD Terobos Reruntuhan Bangunan Demi Selamatkan Foto Jihyo, Benarkah?
Partai Pandai
Kemudian, secara tiba-tiba Farhat Abbas membuat heboh publik dengan menyatakan diri sebagai Ketua Umum Partai Pandai. Partai politik tersebut merupakan singkatan dari Partai Negeri Daulat Indonesia. Tidak hanya itu, struktur partainya juga membuat masyarakat tidak menyangka karena sekretaris jenderalnya adalah seorang dokter Lois Owien.
Seperti diketahui, yang bersangkutan pernah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong soal Covid-19. Hingga yang terbaru, Farhat Abbas diketahui mengajak Saiful Jamil untuk bergabung di partainya.
Berita Terkait
-
Kebut Vaksinasi Luar Jawa-Bali, Menko Airlangga Hartarto Minta Peran Swasta
-
Cegah Polarisasi Masyarakat, PKB Ingin Hadirkan Tiga Poros di Pilpres 2024
-
Klaim Tepat Didorong Maju Pilpres 2024, Gerindra: Prabowo Capres Favorit Anak Milenial
-
CEK FAKTA: Penjaga SD Terobos Reruntuhan Bangunan Demi Selamatkan Foto Jihyo, Benarkah?
-
Posisi Jubir Presiden Kosong, Pimpinan DPR Minta Jokowi Pilih Sosok Komunikatif Dan Pintar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'
-
Sedia Payung! Jakarta Bakal Diguyur Hujan Merata Hari Ini
-
Kala Hakim Anwar Usman Jadi 'Juara' Absen di MK, Sanksi Hanya Sepucuk Surat?
-
TNI Akan Bentuk Batalion Olahraga, Atlet Emas Langsung Naik Pangkat Jadi Kapten
-
Suara dari Aksi Buruh: Hidup di Jakarta Butuh Rp6,4 Juta, Upah Saat Ini Tak Cukup
-
KPK Ultimatum Nyumarno, Politisi PDIP Bekasi Didesak Bersaksi di Kasus Suap Bupati
-
Susah Jadi Diktator di Era Medsos, Pengamat Nilai Tuduhan ke Prabowo Tak Tepat
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari