Suara.com - Seorang nenek berusia 70-an tahun nyaris membuang berlian senilai Rp 42 miliar ke tempat sampah karena ia mengira, perhiasan seukuran koin 1 pon itu palsu.
Menyadur Metro Selasa (2/11/2021), ia menemukan perhiasan ini saat membersihkan rumah dan membawanya ke juru lelang untuk mengetahui nilainya.
Ia tercengang ketika mengetahui berlian yang awalnya dikira palsu itu seharga £ 2.200.000 atau setara Rp 42 miliar.
Mark Lane, pemilik Featonby's Auctioneers and Valuers di North Shields, North Tyneside, mengatakan kepada BBC bahwa pensiunan itu mengikuti saran tetangganya untuk membawa ke juru lelang.
"Saya tidak berpikir itu sesuatu yang istimewa pada awalnya. Saya benar-benar berasumsi itu adalah berlian sintetis yang mirip, yang bernilai sekitar £ 2000."
"Perhiasan itu duduk di meja saya selama dua hari sebelum saya memasukkannya ke dalam mesin berlian dan langsung berkilau."
Lane mengirimnya ke kantor perusahaan London sebelum disertifikasi oleh para ahli di Antwerp, Belgia, yang mengatakan itu adalah warna 34,19 karat HVS1 yang sangat langka.
"Tidak ada perbandingan dengan itu di pasar. Itu bisa bernilai sepuluh juta, kita tidak tahu. Antwerp memperkirakan antara £ 1,6 dan £ 2,2 juta tapi tak ada yang tahu pasti."
"Kami mendapatkan segalanya mulai dari perhiasan, hingga seni rupa, dan furnitur. Saya telah melihat semuanya secara menyeluruh tapi tidak ada yang sebesar itu selama lima tahun saya di sini."
Baca Juga: Sedang Berlibur di Taman, Wanita AS Ini Temukan Berlian 4,38 Karat
Berlian langka saat ini disimpan di Hatton Garden di London di mana ia akan disimpan sampai pemilik baru mengumpulkannya, setelah pelelangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi