Dalam video itu, sejumlah orang tersebut datang menggunakan sepeda motor secara berboncengan. Sontak, mereka langsung mengacungkan senjata tajam yang mengarah ke karyawan cuci steam motor.
Imbasnya, dua karyawan tersebut terkena sabetan senjata tajam jenis celurit. Keduanya mengalami luka pada bagian punggung dan perut.
Setelahnya, kawanan geng motor itu memecahkan kaca kotak amal yang berada di lokasi kejadian. Bahkan, alat penanak nasi dan termos turut digasak oleh para pelaku.
Diduga Komplotan Begal
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko mengaku telah menerima laporan soal peristiwa tersebut. Sejumlah orang itu, kata Bambang, merupakan komplotan begal.
Bambang mengatakan, para pelaku yang mengacungkan senjata kepada pekerja steam motor itu berhasil mengambil uang yang ada di dalam kotak amal.
Hanya saja, dia belum mengetahui pasti jumlah uang yang ada di dalam kotak amal tersebut.
"Uang kotak amal dan rice cooker. Jumlah (uang) tidak ada yang tahu," papar Bambang.
Baca Juga: Brutal! Komplotan Begal Bacok Pegawai Steam Motor, Gasak Duit Kotak Amal dan Penanak Nasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tekankan Empati dan Integritas
-
KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara
-
92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup
-
Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi
-
Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi
-
Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi
-
Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak
-
Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data
-
Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu
-
Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim