Suara.com - Progam stimulus listrik PLN diperpanjang hingga Desember 2021. Artinya, subsidi listrik PLN November 2021 ini sudah mulai dapat diklaim oleh para penerima.
Perihal bantuan subsidi listrik ini disampaikan langsung oleh PT PLN Persero melalui akun Twitter resminya @pln_123 pada 16 Oktober 2021 lalu. Progam ini rencananya diberikan untuk pelanggan rumah tangga, usaha mikro, kecil & menengah (UMKM).
Nah, berikut ini subsidi listrik PLN November 2021 mulai dari cara cek hingga besarannya.
Cara Cek Subsidi Listrik PLN November 2021
Cara cek subsidi listrik November 2021 pun kini semakin praktis, potongan atau diskon untuk pelanggan pascabayar akan diberikan secara langsung dengan cara memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sedangkan bagi pelanggan prabayar, diskon akan diberikan saat pelanggan membeli token listrik.
Untuk pelanggan prabayar 450 VA kini tak perlu mengakses token melalui website, layanan WhatsApp, atau aplikasi PLN, sebab diskon akan langsung diberikan ketika membeli token listrik.
Nah, khusus pembebasan biaya beban, abonemen, dan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan dilakukan otomatis dengan cara memotong tagihan listrik konsumen.
Potongan biaya 50% akan diberikan untuk biaya beban atau abonemen hingga biaya pemakaian rekening mininum.
Cara Klaim Subsidi Token Listrik PLN November 2021
Baca Juga: 5 Bantuan yang Cair November 2021
Ada tiga cara umum yang bisa Anda lakukan untuk klaim subsidi token listrik November 2021, berikut penjelasannya:
1. Melalui Website
- Buka situs website PLN resmi di www.pln.co.id kemudian masuk ke menu Pelanggan.
- Klik 'Stimulus COVID-19', masukkan ID Pelanggan atau nomor meter, selanjutnya token gratis akan terlampir ke layar.
- Masukkan token gratis tersebut ke meteran sesuai dengan ID pelanggan Anda.
2. Melalui WhatsApp
Selain melalui website resmi, Anda juga bisa klaim stimulus listrik melalui WhatsApp dengan menghubungi nomor 08122-123-123 kemudian ikuti petunjuknya dan masukkan ID pelanggan. Token gratis akan muncul secara otomatis, kemudian masukkan token ke meteran sesuai dengan ID pelanggan.
3. Aplikasi PLN Mobile
Berikut langkah-langkah klaim stimulus listrik menggunakan aplikasi PLN Mobile:
- Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile
- Klik menu 'PLN Peduli COVID-19' pada bagian Info & Promo
- Masukkan ID pelanggan atau nomor meter, maka token gratis akan muncul
- Masukkan token ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan
Besaran Subsidi Listrik PLN November 2021
Untuk rincian besaran bantuan listrik subsidi listrik PLN, berikut rinciannya:
- Golongan rumah tangga dengan daya 450 VA, usaha mikro 450 VA, industri mikro 450 VA, akan mendapatkan subsidi listrik sebesar 50% dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
- Golongan rumah tangga dengan daya 900 VA bersubsidi, akan mendapatkan tarif diskon listrik sebesar 25% dengan penggunaan maksimal 720 jam nyala.
- Bebas biaya beban atau abonemen dan bebas rekening minimum sebesar 5)% untuk pelanggan industri, bisnis dan sosial.
Seperti itulah informasi tentang subsidi listrik PLN November 2021 mulai dari cara cek, cara klaim hingga besarannya
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS