Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini meninjau lokasi banjir Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tiba sekitar pukul 10.00 WIB, Risma langsung menunju titik-titik banjir dan berinteraksi dengan masyarakat.
Risma menyapa masyarakat dan membagikan makanan kepada anak-anak dan orang tua. Risma menyaksikan masih banyak warga yang menempati tenda-tenda sederhana di sepanjang jalan.
Risma juga mengunjungi posko pengungsian di Madrasah Iibtidaiah Darul Ulum. Di sana, Risma menyapa para pengungsi dan membagikan makanan.
Kepada pihak terkait, Risma meminta agar didirikan tenda sementara bagi warga. Selain membantu menjadi titik evakuasi sementara, tenda juga bisa berfungsi sebagai penampung barang milik warga seperti padi yang terlihat sedang dijemur di jalanan dan rawan basah oleh hujan.
"Saya minta bisa didirikan di sini. Supaya kalau ada bencana susulan masyarakat bisa mengakses jalur evakuasi. Tadi saya lihat ada warga jemur padi di jalanan. Itu bisa diselamatkan kalau ada tenda," kata Risma.
Dari lokasi banjir, Risma juga menghubungi Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani melalui telepon agar diberikan dukungan peralatan untuk menormalisasi lokasi banjir. Mensos kemudian bergerak ke Posko Pengungsi dan Dapur Umum Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng.
Risma juga meninjau aktivitas dapur umum yang bisa memproduksi 1.000 porsi makanan siap santap untuk 2 kali makan. Risma juga mengecek pasokan bantuan logistik yang dipastikan tersedia dalam jumlah yang cukup.
Kementerian Sosial melalui Taruna Siapa Bencana (Tagana) telah hadir sejak awal bencana dan membantu melakukan pendataan dan asesmen para penyintas bencana. Tagana juga membantu mengevakuasi warga dari lokasi kurang aman ke lokasi yang lebih aman dan membuka dapur umum.
Tagana juga menyalurkan bantuan logistik untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tercukupi kebutuhan dasarnya.
Baca Juga: Cara Mudah Menggunakan Fitur Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos
Untuk membantu warga, Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik dari Gudang Logistik Dinas Sosial Provinsi Jatim berupa Makanan siap saji 260 paket, makanan anak 240 paket, family kit 20 paket, kids ware 50 paket matras 50 lembar, tenda gulung 50 lembar, Kasur 30 lembar, selimut 50 lembar.
Bantuan logistik dari Gudang Balai Rehabilitasi Sosial Solo berupa makanan anak 180 paket Kids Wear 48 paket, tenda gulung 100 paket, sarung 100 lembar.
Banjir di kawasan ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada Jumat (5/11) dinihari. Tingginya intensitas hujan mengakibatkan luapan Kali Lamong. Akibatnya, banjir merendam beberapa desa di Kecamatan Benjeng, Balongpanggang serta Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Lokasi terdampak banjir meliputi Kecamatan Benjeng, Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Kedamean. Desa yang terdampak meliputi Desa Cermen, Dusun Cermen (90 KK), Dusun Medeo (127 KK), Dusun Gerekan Kidul (137 KK), dan Dusun Gerekan Lor (55 KK).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan