Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Joanes Joko mengatakan Kantor Staf Presiden (KSP) mempersilakan berbagai elemen masyarakat untuk menggelar audiensi. Mereka juga disebut bisa menyampaikan sejumlah tuntutan.
Joko mengatakan hal itu sesuai dengan perintah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ini bertujuan agar KSP menjadi rumah terakhir penyelesaian pengaduan masyarakat.
Pada kegiatan ini Joko merespon pernyataan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sriwijaya (BEM Unsri) Dwiki Sandy soal tindaklanjut 12 tuntutan mahasiswa mengenai evaluasi dua tahun pemerintahan Jokowi - Ma’ruf.
"Kami sudah bertemu langsung BEM SI. KSP juga mempersilakan berbagai elemen masyarakat untuk hadir ke kantor kami membahas tuntutan tersebut," ujar Joko saat menghadiri program KSP Mendengar di Palembang, Sumatera Selatan dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).
Joko mengklaim KSP bakal selalu menampung aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat melalui program KSP Mendengar.
Bahkan kata dia, kegiatan yang berlangsung di Palembang, dihadiri oleh 71 peserta yang mewakili beragam kelompok mahasiswa, kelompok pelajar, media, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah soal banyaknya program di Kementerian Sosial yang membuat masyarakat bingung.
Kondisi tumpang tindih dan tidak efektifnya program ini diungkapkan oleh Majelis Pimpinan Pemuda Pancasila Sumsel, Umar.
"Misalnya bantuan UMKM tapi diberikan pada masyarakat yang mampu, BPNT di lapangan tidak diberikan secara penuh (banyak dipotong). Mohon ditinjau implementasinya di lapangan," tutur Umar.
Baca Juga: WNA Asal China Diduga Otak Pendiri KSP Pinjol Ilegal Ditangkap di Bandara
Umar juga mencontohkan seperti laporan Amir Iskandar dari LMND. Saat itu ia meminta pemerintah memfasilitasi generasi muda yang membuka usaha karena kesulitan mendapat pekerjaan.
Termasuk persoalan harga karet yang sulit naik di atas Rp 10.000 per kilogram.
Dari beragam masukan yang didapatkan, KSP menegaskan akan menampung dan membahasnya kepada kementerian/lembaga terkait.
"Terlebih, tugas pokok dan fungsi KSP yaitu debottlenecking dan memastikan Visi dan Misi Presiden terlaksana," kata Joko.
Berita Terkait
-
MA Tolak Uji Materi AD/ART Demokrat Kubu Moeldoko, Hamdan Zoelva: Cukup Clear
-
MA Tolak Uji Materi AD/ART Demokrat, AHY: Keputusan yang Sebenarnya Sudah Kami Perkirakan
-
WNA Asal China Diduga Otak Pendiri KSP Pinjol Ilegal Ditangkap di Bandara
-
Uji Materi AD/ART Demokrat Ditolak MA, Ini Respons Kubu Moeldoko
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen