News / Nasional
Kamis, 11 November 2021 | 07:58 WIB
Rudenim DKI Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (10/11/2021). ANTARA/Walda

Suara.com - Direktorat Jendral Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengonfirmasi warga Nigeria bernama Kingsley Chukwuebuka (35) meninggal di Rumah Detensi Imigrasi Jakarta di Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (9/11/2021).

"Kingsley meninggal dunia diduga karena serangan jantung dan kelelahan," kata Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Arya Pradhana Anggakara dalam keterangan pers di Jakarta.

Dijelaskan, meninggalnya Kingsley bermula ketika terjadi keributan di dalam rudenim antara warga asing di dalam dan petugas penjaga dan pihak kepolisian.

Keributan terjadi karena penghuni rudenim menolak dipindahkan ke sel lain oleh para petugas.

Setelah kericuhan selesai dan tahanan dipindahkan ke sel lain, pihaknya melihat kondisi Kingsley sudah dalam keadaan lemas.

"Petugas menemukan deteni atas nama Kingsley Chukwuebuka sudah terlihat lemas dan tampak kelelahan, lalu dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Angga.

Petugas pun membawa Kingsley ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres. Namun, belum sampai di rumah sakit, Kingsley sudah dinyatakan meninggal dunia.

Dokter melakukan upaya penyelamatan di rumah sakit. Namun hal tersebut tidak mengubah apapun.

Guna menjaga kondisi Rudenim tetap aman, pihaknya lalu memindahkan beberapa penghuni sel yang terlibat kericuhan ke tempat lain.

Baca Juga: Samuel Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Ternyata WNA Nigeria

“Kami pindahkan mereka ke ruang Detensi Ditjen lmigrasi, yang selanjutnya disebar ke ruang detensi Kantor lmigrasi Jakarta Barat, Kantor lmigrasi Jakarta Timur, Kantor lmigrasi Jakarta Selatan dan Kantor lmigrasi Jakarta Pusat,” kata Angga. [Antara]

Load More