Suara.com - Pengelola Monumen Nasional mengaku hingga kini belum menerima surat izin untuk penyelenggaran Reuni 212 oleh Persatuan Alumni (PA) 212 pada Desember mendatang.
Kepala UPT Monas Isa Sarnuri menegaskan kawasan wisata Monas masih ditutup untuk umum karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jakarta.
"Sampai saat ini Monas belum dibuka untuk umum dan kegiatan umum. (Surat) belum ada juga ya," kata Isa saat dihubungi, Kamis (11/11/2021).
Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menyatakan acara tahunan reuni 212 yang tahun ini digelar 2 Desember 2021.
Novel Bakmumin mengatakan, sejauh ini pihaknya memang merasa Kepolisian selalu mempersulit agenda mereka.
Pihaknya pun merencanakan rencana cadangan atau Plan B jika izin reuni 212 di Monas tidak diberi Polda Metro Jaya.
“Keputusan kita final mau seperti itu, kopi darat lah. Tapi memang kita dipersulit oleh Polda Metro Jaya, dan aparatur Kepolisian selalu memandang sensitif terhadap gerakan umat Islam,” katanya saat wawancara daring dengan rdsfmsolo dikutip Hops.id, Selasa pagi (09/11/2021)
Pada kesempatan itu, Novel lantas menyinggung rencana berikutnya alias plan B jika Monas sebagai titik tuju massa reuni 212 dilarang alias tak diperbolehkan melakukan kegiatan di sana.
Kata Novel, bisa saja kegiatan dilakukan di tempat lain meski bukan di Jakarta. Ini dimungkinkan juga akan dilakukan di sejumlah daerah secara bergiliran. Yang pasti, kegiatan offline harus berjalan.
“Ada plan b, kita bisa cari tempat lain, bukan mesti di Jakarta. Bisa juga kita adakan di daerah lain, jadi tiap tahun beda-beda tempat dan itu bisa terjadi. Paling tidak offline,” katanya.
Baca Juga: Novel Bamukmin Sebut 7 Juta Massa Akan Dikerahkan di Reuni 212, Tuntut Ini
Novel juga meyakini, walau kegiatan ini tetap ditentang Kepolisian yang selalu memandang sensitif gerakan umat Islam, namun ini adalah jalan kebenaran.
Di satu sisi, Polisi menurutnya juga harusnya bisa melihat bahwa berkumpul bukan berarti anarki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC