Suara.com - Deklarasi mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada pemilu tahun 2024 disambut positif Persaudaraan Alumni 212, kelompok yang selama ini dikenal dekat dengan Anies.
Deklarasi di Jakarta Pusat, siang tadi, dilakukan oleh gerakan yang menamakan diri mereka Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera yang diinisiasi oleh sejumlah tokoh.
Anies sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai dukungan tersebut, tetapi menurut aliansi pendukung, tanpa pernyataan Anies pun gerakan dukungan sah-sah saja dilakukan.
Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menyampaikan apresiasi terhadap gerakan tersebut, "Kami hormati dan hargai."
Slamet berkata deklarasi dukungan merupakan hal biasa dalam negara yang menganut sistem demokrasi.
Anies di mata PA 212 merupakan tokoh potensial menjadi calon presiden.
Tetapi mereka belum memberikan menyatakan dukungan untuk calon tertentu di pemilu 2024, "Untuk PA 212 sendiri belum memikirkan ke arah sana."
Koordinator gerakan mendukung Anies, Laode Basir, menyebut sejumlah alasan kenapa mendukung gubernur Jakarta periode sekarang menjadi calon presiden.
Anies dinilai memiliki rekam jejak yang positif ketika menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan, serta dalam memimpin Jakarta.
Baca Juga: 100 Orang Tiap Provinsi, Pendukung Siapkan 2 Ribu Pengacara untuk Anies di Pilpres 2024
Semenjak menjadi gubernur Jakarta, Anies disebut mampu menangani banyak masalah.
"Selama empat tahun menjadi gubernur DKI, Anies Baswedan telah berhasil memenuhi sebagian besar janji kampanye yang disampaikan ketika pilkada," kata Laode.
Kehadiran Anies juga dinilai diterima oleh berbagai kelompok masyarakat.
Dengan kemampuan Anies mengatasi permasalahan yang kompleks di Jakarta, dia diyakini memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah bangsa.
"Apalagi nantinya Indonesia harus bisa bangkit dari keterpurukan setelah pandemi Covid-19."
Mereka juga memuji karakter Anies sebagai pemimpin.
Berita Terkait
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Makna Kunjungan 'Tanpa Undangan' Anies ke Cikeas: Hanya Lebaran ke SBY atau Mau CLBK dengan AHY?
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia