Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam ini akan menutup Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke XVI Papua yang digelar di Stadion Mandala Kota Jayapura, Sabtu (13/11/2021).
Jokowi bersyukur sebelum penutupan Peparnas, dirinya masih bisa menyaksikan dua pertandingan Judo.
"Saya hadir kembali di Papua untuk melihat secara langsung pertandingan-pertandingan di akhir Peparnas," ujar Jokowi dalam video yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (13/11/2021).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Papua sebagai provinsi yang sukses menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Peparnas ke XVI.
Bahkan kata Jokowi, Papua meraih medali terbanyak di Peparnas.
"Kami harapkan dengan Peparnas yang kita lalui dengan baik. Saya ingin menyampaikan selamat kepada Papua yang pertama telah sukses menyelenggarakan PON, dan yang kedua sukses menyelenggarakan Peparnas. Di Peparnas, Papua menempati tempat yang paling atas. Selamat," tutur dia
Di kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia mengatakan bahwa kedatangan Jokowi untuk menutup event Pepernas ke XVI.
Adapun pembukaan Pepernas sebelumnya telah dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Bapak Presiden hadir di Jayapura untuk menutup event Pepernas yang ke XVI ini yang sebelumnya pembukaan telah dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk mendukung atlet Peparnas yang berlaga di beberapa minggu ini," kata Angkie.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Diresmikan, Presiden Jokowi Jajal Lintasan
Jokowi kata Angkie, berpesan agar para atlet disabilitas terus meningkatkan potensi potensinya.
"Bapak Presiden selalu berpesan kepada teman-teman untuk selalu meningkatkan potenus potensinya. Karena Pepernas ke XVI adalah sebagai wadah penyandang disabilitas menunjukkan bakat dan potensi," ucap Angkie.
Selain itu ia menyebut di ajang Pepernas membuktikan bahwa para penyandang disabilitas mampu menunjukkan potensinya sama seperti atlet pada umumnya.
Kepala Negara kata Angkie, bangga dengan potensi-potensi yang dimiliki para atlet penyandang disabilitas
Ia meyakini jika kemampuan para atlet disabilitas terus diasah, dapat mewakili Indonesia di ajang internasional.
"Maka dari itu sukses terus untuk semua atlet, dan Pak Presiden apresiasi dan berterima kasih terhadap seluruh official, pelatih, atlet yang mendukung. Pemerintah pusat dan daerah melakukan sinergi yang sangat luar biasa menghadirkan peparnas ke-XVI ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
-
Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi
-
Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas