- Presiden Prabowo Subianto melakukan rangkaian kunjungan luar negeri untuk mengamankan pasokan energi minyak bagi kebutuhan domestik Indonesia.
- Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (8/4) saat memberikan taklimat kepada jajaran pemerintah.
- Upaya diplomasi ini bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan geopolitik global yang sedang tidak menentu.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan dinasnya ke luar negeri bertujuan untuk mengamankan pasokan minyak bagi kebutuhan dalam negeri.
Hal tersebut disampaikan dalam taklimat Presiden yang dihadiri para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga pejabat eselon I, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden sekadar perjalanan biasa.
“Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” tegas Prabowo.
Presiden menegaskan, di tengah situasi geopolitik global yang bergejolak, pemerintah perlu aktif menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai negara guna menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya sektor energi.
Sejumlah kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden menjadi bagian dari upaya tersebut.
Dalam waktu dekat, Prabowo juga menyatakan akan kembali melakukan perjalanan dinas dengan misi serupa.
“Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu kemana. Amankan (minyak) juga,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan ke Jepang pada 29-31 Maret dan Republik Korea pada 31 Maret hingga 1 April.
Baca Juga: Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk di sektor energi.
Prabowo menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif, dengan membangun hubungan baik dengan berbagai negara demi menciptakan stabilitas dan kerja sama yang saling menguntungkan.
Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap kondisi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
“Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya ‘Indonesia gelap’. Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” kata Prabowo.
“Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Indonesia termasuk papan atas,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Geger Seruan Gulingkan Prabowo dari Saiful Mujani, Kritik Keras atau Ajakan Makar?
-
Prabowo: Jangan Anggap Presiden Pekerjaan yang Enak
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland
-
Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman
-
Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia
-
Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto
-
Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh
-
Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang
-
Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel
-
Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi
-
Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas
-
Pemberontakan Para Jenderal di Pentagon, Gagalnya Serangan Darat Trump ke Iran