Suara.com - Politikus mualaf asal Belanda, Joram van Klaveren kesal karena fotonya dicatut untuk akun palsu pemuja Jokowi. Ia menegaskan berkali-kali bahwa akun Twitter @AlbrechtKesser1 bukan miliknya.
Melalui akun Twitter resmi miliknya, eks politikus sayap kanan Belanda itu mengucapkan terima kasih pada akun yang memberi informasi tentang hal ini.
"Itu bukan saya. Terima kasih sudah menginformasikan ke saya tentang akun palsu ini. Wassalam," tulisnya di akun @JoramvKlaveren yang diambil pada Selasa (16/11/2021).
Sebelumnya, pada 12 November, akun palsu ini mengunggah tiga foto Jokowi di Sirkuit Internasional Mandalika, NTB dan memujinya sebagai presiden yang keren.
Akun Twitter @inisifanii menyadari jika foto di akun itu menggunakan milik Joram. Dari postingan ini, warganet mulai melakukan investigasi hingga terbongkar akun yang sama pernah membalas cuitan dengan bahasa Jawa.
Postingan lain @AlbrechtKesser1 juga menunjukkan foto Jokowi lainnya yang sedang meresmikan sirkuit baru itu.
“Mandalika international circuit officially open by president @jokowi for international race events, congratulions indonesia.”
Mengetahui hal ini, warganet ramai-ramai memention akun Joram dan mengatakan fotonya dicatut oleh akun pendukung Jokowi.
Setelah ketahuan menggunakan foto Joram, @AlbrechtKesser1 belum terlihat mengunggah cuitan lagi.
Baca Juga: LAB 45: Akun-akun Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Kini jadi Buzzer Pemerintah
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah
-
YLBHI: Negara Wajib Ungkap Pelaku Teror Andrie Yunus dan Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Ajak Warga Ikut Bongkar Pelaku Teror Air Keras Aktivis KontraS, Polri: Identitas Kami Lindungi
-
OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Diduga Terkait Penerimaan dari Sejumlah Proyek
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota