Suara.com - Pria berusia 60 tahun berinisial SW ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Jalan Laksa, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (18/2021). SW didiuga meninggal karena sakit.
Berdasarkan penuturan Atet (52), kerabat SW, pria berusia 60 tahun tersebut terakhir terlihat pada Minggu (14/11/2021) lalu.
"Pas hari Minggu masih ada, masih diantar makan. Terus abis itu komunikasi putus," kata Atet saat ditemui wartawan di lokasi.
Atet menuturkan, pada pagi tadi sekitar jam 08.00 WIB ia mendatangi rumah SW. Tapi ketika dipanggil, tidak ada jawaban, akhirnya Atet pun pergi.
"Enggak ada jawaban saya pergi. Saya mikirnya dia (SW) lagi pergi," imbuhnya.
Hingga akhirnya dia kembali lagi dan melihat sudah ada polisi serta perangkat RW. Untuk diketahui SW tinggal sendiri di rumahnya.
Saat masuk ke dalam rumah, SW ditemukan sudah tak bernyawa dengan posisi terduduk di depan meja makan.
Mengingat SW yang diduga meninggal sejak hari Minggu lalu, keadaan jenazah sudah mengeluarkan bau.
"Posisi duduk, darah sudah keluar dari mana-mana," ujar Atet.
Baca Juga: 7 Kali Beraksi dari Maling NMAX hingga Ninja 150 CC, IS Tak Berkutik Dicokok di Puskesmas
Terpisah Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moh Faruk Rozi mengatakan tidak ada tanda penganiayaan di tubuh korban.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan juga tidak ditemukan kerusakan baik yang ada dinpintu maupun di jendela," ujar Faruk.
Untuk dugaan sementara SW meninggal dunia karena sakit.
"Diduga yang bersangkutan meninggal karena sakit. Namun demikian untuk memastikannya kami akan mengirimkan jenazah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi," kata Faruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan