Suara.com - Korlantas Polri melakukan pengecekkan terhadap pos-pos pengamanan di sekitar Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini untuk memastikan kesiapan pengamanan jelang balapan World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika.
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan mengatakan, pengecekan khususnya dilakukan terhadap rute lalu lintas dan parkir atau rolakir, pengawalan, hingga tempat parkir.
"Ini kami ingin memastikan bahwa personel sudah siap, sudah ada SOP yang dilaksanakan," kata Aan kepada wartawan, Kamis (18/11/2021).
Aan menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skema lalu lintas yang akan diterapkan saat ajang balap WSBK berlangsung. Kemudian, mendirikan pos-pos pengamanan di titik-titik rawan.
"Ini ada pos yang tetap, ada juga pos-pos yang dibangun sesuai dengan PH2 (Police Hazard) yang ada. Jadi di mana ada titik-titik kerawanan, di situ kita bangun pos-pos polisi," katanya.
Menurut Aan, pos-pos pengamanan tersebut dibangun dengan nuansa WSBK dan MotoGP sebagai upaya untuk memeriahkan perhelatan ajang balap dunia tersebut.
Dia juga mengimbau masyarakat untuk taat terhadap aturan demi mensukseskan acara tersebut.
"Ini event internasional, tentu akan membawa nama baik daripada Indonesia, khususnya NTB, Lombok. Apabila kesan tamu-tamu kita baik, baik itu dalam masalah lalu lintas, pengamanan, dan sebagainya, ini akan membawa dampak positif kepada kita sendiri," kata dia.
Salah satu pos pengamanan yang dikunjungi oleh Aan berada di Jalan Bypass-BIL Mandalika, Pujut, Lombok Tengah.
Baca Juga: Terciduk! Pembalap WSBK Toprak Razgatlioglu 'Ngarit' Bareng Petani di Sirkuit Mandalika
Dalam kesempatan itu Aan juga turut menemui Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto dan Kapolda NTB Irjen Muhammad Iqbal guna membahas kondisi pengamanan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Berita Terkait
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
BUMN Genjot Sport Tourism, Mandalika Jadi Magnet Wisata dan Investasi
-
Arus Balik Tahap 2 Dipantau Ketat! Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional Kalikangkung-Cikatama
-
Korlantas Berlakukan One Way Lokal KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa Pagi Ini
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan