Suara.com - Nasib malang menimpa seorang lelaki berinisial EN setelah memprotes tetangganya yang sedang menggelar pesta pernikahan. Korban tewas ditikam tetangganya, gara-gara proses musik organ tunggal yang mengiringi acara tersebut.
Dikutip dari SuaraSumbar--grup Suara.com, peristiwa nahas itu terjadi di kawasan Pampangan, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Khairul Amri mengatakan jika korban tewas akibat luka tusukan di bagian perut. Sebelum peristiwa itu terjadi, pelaku berinisial W (25) sempat cekcok dengan korban yang memprotes musik organ tunggal tersebut. Saat itu, keduanya pun terlibat duel setelah adu mulut.
"Korban EN meninggal setelah mengalami luka tikaman senjata tajam di bagian perut sebelah kanan," kata Kapolsek, Minggu (21/11/2021).
Menurut Khairul Amri, kedua pria ini tinggal bersebelahan. Saat itu, pelaku W meminta EN untuk menghentikan musik organ tunggal di acara pernikahan, namun hal itu tidak diindahkan.
"Awalnya mereka terlibat adu mulut dan adu jotos. Kemudian, W masuk ke dalam rumah mengambil pisau dan menusukkan ke arah EN," katanya.
Akibatnya, kata dia, perut EN mengalami luka robek dan ususnya keluar. Akhirnya, EN meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.
"Sedangkan salah satu saksi yang mencoba melerai juga mengalami luka di jari tangan sebelah kanan," tuturnya.
Saat ini, W dan barang bukti telah diamankan polisi. "Pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Lubuk Begalung guna proses hukum lebih lanjut sesuai dengan Pasal 351 KUHP," tutupnya.
Baca Juga: Ngamuk-ngamuk di Acara Syukuran, Pria di Kupang Tusuk Tetangganya hingga Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Acer Resmi Jual AC di Indonesia, Acerpure Chill Punya HEPA Filter, AC Portable, Harga Mulai Rp3 Juta
-
Wamen Haji Dorong Industri Umrah Naik Kelas, Bisnis Tak Lagi Sekadar Kejar Profit
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
-
Ratusan Anak Penderita Kanker di Iran Terlantar Akibat Ledakan Rudal AS
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran