Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia yang berada di Ring of Fire, memiliki banyak Geopark yang tersebar di seluruh wilayah tanah air. Bahkan kata Jokowi, Geopark pertama di Indonesia, yakni Geopark Batur ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks tahun 2012.
"Kami (Indonesia) mempunyai Geopark Batur, Geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan sebagai UNESCO Global geoparks pada tahun 2012. Selanjutnya ada Geopark Gunung Sewu, Geopark Cileteuh, Geopark Gunung Rinjani, Geopark Danau Toba dan sebagainya," ujar Jokowi dalam sambutannya di Konferensi Nasional Geopark dalam Youtube Geopark Bappenas yang dikutip Suara.com, Senin (22/11/2021).
Sehingga kata Jokowi warisan alam yang indah dari Tuhan Yang Maha Esa perlu dijaga, dilindungi dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
"Dengan melakukan konservasi kawasan, melindungi agar unsur-unsur geologi yang masih utuh tidak serta-merta mengalami kerusakan, menjaga warisan geologi, geoheritage, serta nilai-nilai di dalamnya seperti nilai arkeologi, ekologi, sejarah dan budaya sehingga bisa terus diwariskan kepada generasi yang akan datang," tutur Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Geopark bukan saja tempat konservasi, tetapi juga bisa dikembangkan untuk edukasi dan pengembangan ekonomi masyarakat sekitar melalui geowisata. Sehingga menjadi keseimbangan antara konservasi lingkungan dengan pemanfaatannya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat.
Jokowi menuturkan kawasan Geopark adalah tempat belajar tentang warisan bangsa dan bahkan dunia. Belajar tentang keragaman geologi, belajar tentang keragaman hayati, serta belajar tentang keragaman budaya. Kata Jokowi, kekayaan dan keragamaan yang dimiliki Indonesia harus dijaga, bukan dirusak.
"Semua keragaman dan kekayaan yang kita (Bangsa Indonesia) miliki harus dijaga dan lindungi, tidak dirusak dan dieksploitasi secara berlebihan, bertanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan dan ekosistem, tetap terjaga dengan lestari menjaga kebanggaan bangsa dan negara," ucap dia.
Selain untuk edukasi bagi anak-anak bangsa, Jokowi mengatakan Geopark juga bisa dikembangkan menjadi tempat wisata yang menarik. Di mana, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, sejarah geologi dan keragaman budaya di Geopark, tetapi ikut terlibat untuk mengonservasi lingkungan.
Jokowi juga melihat Geopark cocok dengan tren pariwisata saat ini di masa pandemi yang mengedepankan ecotourism dan wellness tourist.
Baca Juga: Tunggu Kepastian Reshuffle Kabinet Jokowi, PAN Belum Sodorkan Nama
Setiap Geopark, kata Jokowi, memiliki keunikan yang perlu diangkat selain keunikan geologi daerah, vulkanik, flora dan fauna endemik dan budaya masyarakat yang berada di kawasan Geopark.
"Hal yang perlu diperkuat adalah story, narasi di setiap geopark. Story tentang gunung purba, letusannya di masa lalu, dan juga perjalanan peradaban di sekitar Geopark," tutur Jokowi.
Selain itu, Jokowi mengemukakan kunci utama yang menentukan keberhasilan pengembangan Geopark adalah tata kelola yang semakin baik.
Tata kelola kata Jokowi juga harus terus diperbaiki dengan melibatkan pegiat Geopark, akademisi dan masyarakat sekitar dan melahirkan gagasan yang inovatif.
"Lakukan terobosan-terobosan yang konkret, yang menyeimbangkan antara konservasi dengan ekonomi," ucap Jokowi.
Kepala Negara juga mengharapkan semua elemen bangsa bergerak menjadi bagian dari gerakan konservasi Geopark.
Berita Terkait
-
Tunggu Kepastian Reshuffle Kabinet Jokowi, PAN Belum Sodorkan Nama
-
Pakar Hukum Yusril Ihza Mahendra Sambangi Istana Presiden, Bahas Kepastian Hukum Lahan IKN
-
CEK FAKTA: Jokowi Resmi Tunjuk Ahok Sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta, Benarkah?
-
Daftar 30 Situs Warisan Dunia UNESCO Terpopuler, Bali Masuk Diurutan 20 Besar
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK