Suara.com - Pulau Sumatera merupakan salah satu dari pulau terbesar di Indonesia. Berdasarkan letak geografisnya berada di sisi barat Indonesia. Lalu bagaimana kondisi geografis pulau Sumatera berdasarkan peta?
Perlu kalian ketahui, asal usul nama Sumatera berasal dari kata Samudera. Lalu kondisi geografis pulau Sumatera berdasarkan peta sangat unik sebab berbeda dengan pulau-pulau lainnya di Indonesia.
Berdasarkan data penelitian dan pencatatan kebudayaan daerah, berikut data-data unik yang berhasil kami kumpulkan tentang gambaran kondisi geografis pulau Sumatera berdasarkan peta.
1. Garis Lintang Pulau Sumatera
Kondisi geografis Pulau Sumatera berdasarkan peta garis lintang berada di 0° Lintang Utara (LU) dan 120° Bujur Timur (BT).
Dengan demikian, Sumatera memiliki iklim tropis. Ada beberapa binatang endemik di Pulau Sumatera antara lain Harimau Sumatera, Badak Sumatera, hingga Gajah Sumatera.
Kondisi geografis Pulau Sumatera berdasarkan peta perbatasan daratnya adalah sebagai berikut:
- Di utara, Sumatera berbatasan dengan Malaysia dan Singapura
- Di selatan, Sumatera berbatasan dengan Kepulauan Mentawai
- Di timur, Sumatera berbatasan dengan Pulau Kalimantan
- Di barat, Sumatra berbatasan dengan India.
3. Perbatasan Laut Pulau Sumatera
Baca Juga: Para Pekerja Teater Minta Pemerintah Selamatkan Pulau Sumatera
Kondisi geografis Pulau Sumatera berdasarkan peta memiliki perbatasan laut sebagai berikut:
- Di Utara berbatasan dengan Teluk Benggala
- Di Selatan berbatasan dengan Selat Sunda
- Di Timur berbatasan dengan Selat Malaka
- Di Barat berbatasan dengan Samudera Hindia
4. Luas Pulau Sumatera
Luas Pulau Sumatera kurang lebih 473.481 km persegi. Kondisi geografis Pulau Sumatera berdasarkan peta luas pulau ini dibagi lagi menjadi sembilan provinsi antara lain:
- Provinsi Aceh
- Provinsi Sumatera Utara
- Provinsi Riau
- Provinsi Sumatera Barat
- Provinsi Kepulauan Riau
- Provinsi Jambi
- Provinsi Bengkulu
- Provinsi Sumatera Selatan
- Provinsi Lampung
Kondisi geografis pulau sumatera berdasarkan peta memperlihatkan garis pantai yang sangat panjang. Oleh karena itu, Sumatera memiliki beberapa destinasi wisata pantai di Sumatera, yang terkenal antara lain:
- Pantai Lampuuk di Aceh
- Pantai Sorake di Sumatera Utara
- Pantai Rupat di Riau
- Pantai Mentawai di Sumatera Barat
- Pantai Berhala di Jambi
- Pantai Panjang di Bengkulu
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan