Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memimpin rapat koordinasi dengan para kepala daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Rakor membahas langkah-langkah mitigasi bencana di Kalteng mengantisipasi puncak musim hujan Februari 2022.
Rapat ini merupakan kelanjutan dari kunjungan lapangan Risma, kemarin, ke lokasi pengungsian di GOR KONI Palangka Raya dan ke lokasi bencana di Kampung Flamboyant Baru, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut.
Hadir dalam rapat ini perwakilan empat daerah yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau. Dalam rapat ini, masing-masing peserta memaparkan kondisi daerah, termasuk menentukan koordinat dimana bisa didirikan lumbung sosial.
Usai rapat Risma menyatakan, lumbung sosial merupakan sarana untuk membantu masyarakat terdampak bencana tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok.
Meski demikian, lumbung sosial tidak hanya berisi kebutuhan logisitik makanan, namun juga beberapa kebutuhan yang menopang kelangsungan kehidupan sosial masyarakat terdampak bencana.
“Seperti di Sintang (Kalimantan Barat), itu sudah satu bulan setengah dalam kondisi darurat. Mereka juga mengalami mati lampu,” kata Risma.
Nantinya di lumbung sosial tersebut tidak hanya berisi bahan makanan. Namun bisa berupa genset, bahan bakar, perahu karet, penjernih air, pompa air, tenda, selain juga bahan kebutuhan pokok.
Dimana lumbung sosial didirikan, akan sangat tergantung dari kondisi geografis dan kebutuhan daerah. Oleh karena itu, kata Risma, pendekatannya bukan administratif melainkan lebih ke kondisi geografis.
Kepala daerah peserta rakor menyatakan apresiasi terhadap inisiatif dan dukungan Risma dalam mengatasi dampak bencana.
Baca Juga: Mobil Pejabat PNS Terseret Arus saat Terobos Banjir, Pasutri Ditemukan Tewas
"Pendirian lumbung sosial berperan penting memastikan akses masyarakat di wilayah bencana terhadap kebutuhan dasar dan sosialnya," kata Wali Kota Palangka Raya, Farid Naparin.
Ia mengatakan, di Kota Palangka Raya sudah ditetapkan lumbung sosial ada di lima kecamatan.
"Sudah kami tentukan di lima titik di 5 kecamatan. Namun persisnya dimana di lima kecamatan tersebut, kami akan tentukan bersama Forkompimda Palangka Raya," katanya.
Kemarin Risma tiba di Palangka Raya untuk meninjau lokasi bencana, menyapa para penyintas dan menyerahkan bantuan.
Risma mengunjungi para pengungsi korban banjir yang kini menempati penampungan sementara di GOR Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palangkaraya. Mensos mengecek kondisi para penyintas banjir serta menanyakan apa saja kebutuhan mereka yang dirasakan kurang.
Di GOR KONI, Risma juga membagikan sembako, makanan dan mainan kepada anak-anak. Risma juga tampak bergembira dengan bermain dan bernyanyi bersama anak-anak dengan iringan lagu.
Risma hadir disambut Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo dan Wali Kota Palangkaraya Farid Naparin. Kepada para pemimpin daerah, Risma berpesan agar tidak lengah.
Risma mengingatkan kepada kepala daerah untuk waspada, meskipun banjir di Kalteng saat ini sudah surut. Sebab, hal itu tidak mengindikasikan bahwa bencana telah berlalu.
Mengutip prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mensos mengatakan, puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada bulan Februari nanti.
Berita Terkait
-
Mensos Beberkan 6 Metode dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan
-
Blak-blakan Mensos Risma: 31 Ribu ASN Terindikasi Terima Dana Bansos Kemensos
-
Begini Cara Pakai Fitur Usul Sanggah di Aplikasi Cek Bansos
-
Cegah Korupsi, Mensos Sambut Baik Undangan KPK Jalankan PAKU Integritas
-
Mensos Laporkan Perkembangan Pemenuhan Hak Disabilitas dalam Koordinasi Nasional
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi