Ahmad mengatakan dia ditahan pada 2019 saat liburan di UEA karena mengenakan T-shirt berbendera Qatar, saat terjadi pertikaian diplomatik antara kedua negara.
Pria 29 tahun tersebut mengatakan dia sempat disetrum dipukuli, serta tidak diberi makan, minum, dan tidak diizinkan tidur selama berada di dalam penjara.
Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setiap pengaduan hukum yang dapat dituduhkan kepada Raisi tidak berdasar dan akan ditolak.
"Dia sangat percaya bahwa pelecehan atau perlakuan buruk terhadap orang-orang oleh polisi itu menjijikkan dan tidak dapat ditoleransi," jelas Kemenlu UEA.
Pemilihan presiden Interpol sempat tertunda satu tahun karena pandemi Covid-19. Pada Oktober 2020, 19 kelompok hak asasi manusia mengkritik pencalonan Raisi sebagai presiden Interpol.
Kelompok tersebut mengatakan bahwa Raisi akan merusak misi dan reputasi Interpol dan sangat memengaruhi kemampuan untuk melaksanakan misinya secara efektif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini
-
Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu
-
Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi
-
5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!
-
Jangan Fokus Proyek EBT Saja, Keandalan Listrik Penting Buat Transisi Energi
-
Prabowo Dituduh Lakukan 'Kejahatan Pembiaran' Terkait Isu Ijazah Palsu Jokowi
-
Benarkah Telinga Berdenging Tanda Ibadah Ditolak? Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!