Suara.com - Berutang lalu tidak bisa melunasinya, mungkin pernah dialami oleh sebagian orang. Bahkan sebagian dari mereka tidak sungkan untuk mencari dan minta pertolongan pada orang lain agar mau membantu melunasi utang-utangnya. Jika mengetahui persoalan semacam ini, kita perlu melihat dua jenis orang berutang. Ada orang yang berutang memang karena kebutuhan atau memenuhi hajat hidupnya. Namun ada pula yang berutang karena kebiasaan dan sudah menjadi gaya hidup.
Adapun orang yang berutang demi memenuhi kebutuhan, maka kita sebagai umat muslim wajib menolongnya. Pasalnya, Islam mengajarkan kita untuk hidup saling tolong menolong antar sesama. Apalagi jika yang ditolong itu memang sangat membutuhkan pertolongan. Lantas, bagaimana dengan orang-orang yang memiliki utang tetapi tidak mampu melunasinya?
Melansir tayangan di kanal YouTube Kalam Kajian Islam yang diunggah pada 20 November 2021, KH Ahmad Baha Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha memberikan penjelasan terkait utang pituang. Ulama NU asal Rembang tersebut menyampaikan sebuah hadits tentang orang mempunyai utang yang banyak dan ingin bertobat, namun tidak mampu membayarnya.
Menurut Gus Baha, solusi dari permasalahan utang yang pertama adalah menjadi orang saleh terlebih dahulu.
"Jadilah kekasih Allah dulu, jadi orang bener dulu. Utangmu sebaiknya dibayar. Namun kalau terpaksa tidak bisa, ya biarkan saja, namanya juga gak mampu. Kalau sampai menjual rumah, anak istrimu mau ke mana?,” Gus Baha menjelaskan.
Kemudian alternatif yang kedua adalah ketika seseorang sudah meninggal, utang itu dilunasi saudara atau anaknya yang masih hidup. Supaya mayit tidak akan membawa utangnya sampai ke akhirat.
“Di akhirat, dalam pengadilan Allah semua pemberi utang kepada wali tersebut menagih kepada Allah untuk keadilan. Karena utangnya belum dibayarkan oleh kekasih Allah tersebut. Akhirnya semua amal ibadah yang banyak di ambil sama pemberi utang,” ungkap Gus Baha.
“Kemudian Allah menyampaikan ada tempat khusus (syurga) bagi orang yang mengikhlaskan utang kepada orang-orang yang saleh. Seketika itu, semua pemberi utang tersebut mengikhlaskan utangnya kepada wali Allah,” Gus Baha menambahkan.
Gus Baha juga menyampaikan bahwa Allah SWT tidak bisa memaafkan utang. Bahkan Nabi SAW tidak mau menyalati orang wafat yang masih punya tanggungan utang.
Baca Juga: Viral Video Istri Ustaz Naik Moge ke Mal, Tuai Cibiran Warganet
"Orang syahid saja kata Nabi, masih diperhitungkan amalnya kalau punya utang, apalagi jika tidak syahid," ujar Gus Baha.
Penting untuk diingat, utang itu tetap harus dibayar, sekalipun yang membayarnya adalah keluarga atau orang terdekatnya. Selanjutnya, segera bertaubatlah dan menjadi orang saleh yang selalu berbuat kebaikan.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Purbaya Akui Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 T Dibayar dari APBN, Cicilan 6 Tahun Rp 40 T
-
Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu
-
Purbaya Ungkap Alasan Utang ke China lewat Panda Bond, Lebih Murah dari Amerika
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement