Suara.com - Aparat keamanan dapat mengendalikan situasi di Ibu Kota Jakarta sampai siang hari ini.
Sebelumnya muncul kekhawatiran terjadi kerumunan pendukung aksi reuni 212 dari berbagai daerah di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, di tengah pandemi Covid-19.
Polisi cukup berhasil membuat mereka terpecah-pecah atau tidak terkonsentrasi dalam satu titik kumpul.
Tetapi di Jalan Wahid Hasyim (arah Pasar Tanah Abang) tetap terjadi kerumunan massa. Ratusan orang yang sebagian besar pendukung Habib Rizieq Shihab berkumpul untuk mendengarkan orasi.
Sejumlah peserta aksi mengungkapkan kekecewaan mereka karena dilarang berkumpul di sekitar Patung Kuda.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan kembali menegaskan polisi tidak mengizinkan pelaksanaan aksi massa karena waktunya tidak tepat.
"Sampai dengan siang ini syukur alhamdulillah situasi terkendali aman ya," kata Zulpan di Monas.
Dia memastikan tidak ada peserta aksi yang berkerumun di sekitar Patung Kuda.
"Sampai dengan siang ini tidak ada kelompok elemen masyarakat yang masuk ataupun yang lakukan kegiatan berkumpul ataupun reuni di Patung Kuda dan sekitar," kata dia.
Baca Juga: Dilarang Aksi di Patung Kuda, Peserta Reuni 212 Kecewa: Polisi Jahat!
Ratusan orang yang berkerumun di Jalan Wahid Hasyim sekitar jam 10.00 WIB, kata dia, sudah diimbau aparat keamanan agar tidak pindah ke Patung Kuda.
Polisi mengapresiasi sikap mereka, tidak bersikeras berangkat ke Patung Kuda.
"Nah syukur alhamdulillah masih bisa paham dan setelah itu bubarkan diri. Setelah itu saya pantau hingga saat ini kerumunan masyarakat tidak ada lagi."
"Jadi rekan-rekan, saya ingin sampaikan intinya sampai saat siang ini adalah Jakarta Raya di wilayah hukum PMJ situasinya aman terkendali."
Beberapa waktu yang lalu, tokoh aksi reuni 212 orasi di Jalan Wahid Hasyim. Dia sampaikan beberapa pesan.
Dia menjelaskan makna dari aksi hari ini. Kemudian menjelaskan kenapa reuni 212 mesti diselenggarakan tiap tahun.
Berita Terkait
-
7 Fakta Reuni Akbar 212 di Monas, Isu Palestina Menggema Hingga Dihadiri Gubernur
-
Di Reuni 212, Muncul Usulan 2 Desember Jadi Hari Ukhuwah dan Libur Nasional
-
Tepati Janji: Gubernur Pramono Muncul di Reuni Akbar 212, Ini Reaksi Massa!
-
Reuni 212 Galang Donasi Rp10 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sinyal 'Baju Kuning' di Kebakaran Apartemen Mediterania, Penghuni dan Bayi Terjebak Asap
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu
-
Sadis! Pemuda Mabuk Lempar Kucing dari Balkon Setinggi 6 Meter Cuma Disanksi Ringan
-
Mencekam! Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar, Penghuni Dievakuasi Pakai Tali dari Lantai 6
-
Teror di London! Dalam 4 Menit Dua Orang Yahudi Jadi Korban Penusukan
-
Viral! Laki-laki Tak Bercerita, Tapi Langsung Acak-acak Kota dengan Bulldozer 24 Ton
-
Kedaulatan Terancam? Akademisi Kompak Kritisi Kebijakan Akses Militer Asing di Langit Indonesia
-
KPK Ungkap Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Diduga Juga Terlibat dalam Kasus DJKA
-
Legislator PDIP Kecewa: KAI Disebut BUMN Paling Privileged tapi Gagal Jamin Keselamatan Warga