Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu nama yang kerap disorot terkait peluang maju di ajang pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Ia pun disebut akan memiliki peluang besar apabila bisa menemukan pendamping yang berasal dari kalangan militer.
Melansir dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menyampaikan prediksinya terkait sosok pendamping Anies Baswedan apabila ingin berlaga di Pilpres 2024.
Menurut pandangannya, hingga saat ini sosok yang cocok mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang harus berasal dari kalangan militer.
"Kalau sampai saat ini, sosok yang pas mendampingi dari figur militer," ujarnya, Jumat (3/12/2021).
Hari mengatakan, figur dari kalangan militer adalah pendamping yang pas agar Anies tampil lebih perkasa di Pilpres 2024 mendatang.
Anies yang diketahui berasal dari sipil agamis dinilai cocok jika dipasangkan dengan sosok dari kalangan nasionalsi militer.
"Karena, Anies dari sipil dan kelompok agama, pendamping pas nasionalis dan militer," ujarnya.
Senada dengan Hari Purwanto, Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa pun setuju dengan kombinasi itu di Pilpres 204.
Baca Juga: Baca Gerak-Gerik Surya Paloh, Pengamat Sebut Tokoh Ini Akan Diusung Nasdem jadi Capres
Alasannya karena bisa memberikan warna berbeda di pertatungan politik 2024 nanti.
"Tentunya Anies harus mencari pasangan yang memperkuat elektabilitasnya, misalnya dari tokoh nasionalis ataupun militer," ujarnya.
Jika kombinasi antara Anies dengan tokoh kalangan militer nasionalis terjadi, Herry menyebut kombinasi itu patut diperhitungkan para pesaing di pilpres 2024
"Saya kira kombinasi ini akan saling melengkapi," ujarnya.
Berita Terkait
-
Nasdem Dorong Ridwan Kamil jadi Kader, Surya Paloh Justru Disebut Dukung Anies Baswedan
-
Ingin Gabung Parpol dan Maju di Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Menunggu Pintunya Dibuka
-
4 Kriteria Calon Suami Idaman yang Perlu Ada di Pasangan Kamu, Jangan Salah Pilih!
-
Wacana Ganjar Diduetkan dengan Moeldoko, Pengamat Blak-blakan soal Perahu Partai
-
Baca Gerak-Gerik Surya Paloh, Pengamat Sebut Tokoh Ini Akan Diusung Nasdem jadi Capres
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!