Suara.com - Banjir rob yang menerjang sejumlah titik di wilayah Ibu Kota dilaporkan sudah mulai surut pada Sabtu (4/12/2021) sore.
Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan tinggal dua RT yang masih terendam, dari sebelumnya 24 RT.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf mengatakan, data itu dihimpun hingga pukul 15.00 WIB.
“Informasi genangan saat ini ada dua RT atau 0,007 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta,” kata Mohammad dalam keterangan tertulisnya kepada Suara.com, Sabtu (4/12/2021).
Dirinci, kedua RT itu berada di Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, dengan ketinggian air 40 sampai 60 sentimeter.
Kendati demikian, Mohammad menyatakan genangan air akan surut dalam waktu dekat karena telah ditangani pihak kelurahan setempat bersama sejumlah aparat.
“Kondisi genangan sedang ditangani oleh Pihak Kelurahan Setempat Bersama PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana dan Disgulkarmat ditargetkan akan surut dalam waktu cepat,” kata dia.
Seperti pemberitaan sebelumnya, hingga pukul 12.00 WIB tadi, sebanyak 24 RT di wilayah DKI Jakarta terendam banjir rob.
Di Jakarta Utara terdapat dua kawasan yang terdampak. Yakni di Kelurahan Pluit sebanyak 10 RT, dengan ketinggian air 60 sampai 70 sentimeter. Kemudian di Kelurahan Ancol terdapat 12 RT yang terendam dengan ketinggian air 40 sampai 100 sentimeter.
Baca Juga: Sebanyak 22 RT di Jakarta Utara Terendam Banjir Rob
Sementara di wilayah Kepulauan Seribu, banjir rob merendam dua RT di Kelurahan Pari dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris