Suara.com - Seorang pria berusia 25 tahun di China masuk ke UGD karena paru-parunya kolaps setelah semalaman bernyanyi di tempat karaoke menggunakan nada tinggi.
Menurut laporan Oddity Central, pemuda asal China itu menderita kolaps paru-paru parah karena berusaha mencapai nada tinggi saat ia karaoke.
Pria yang dikenal sebagai Wang Zhe, menghadiri pesta ulang tahun seorang teman dan memutuskan untuk memamerkan suaranya.
Wang Zhe menyanyikan New Drunken Concubine, sebuah lagu yang terkenal dengan nada-nadanya yang sangat tinggi.
Saat pria berusia 25 tahun itu mencapai bagian nada yang tinggi, dia mengeluarkan semua kemampuannya dan kemudian merasakan sakit di bagian dadanya.
Wang Zhe tetap melanjutkan aksinya meskipun sudah merasakan rasa sakit. Hingga keesokan harinya, ia susah bernapas ketika bangun dari tidurnya.
Wang Zhe kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, dokter mengungkapkan jika ia menderita pneumotoraks.
Pneumotoraks merupakan suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa di mana ada gelembung udara di antara paru-paru dan dinding dada.
Dokter mengungkapkan ketika Wang Zhe berusaha mencapai nada tinggi, dia terlalu banyak menghabiskan tenaga hingga kantung udara di paru-paru kanannya pecah.
Baca Juga: Terkenal dengan Paham Komunis, China Klaim Sebagai Negara Demokrasi Terbesar di Dunia
Wang Zhe harus menjalani bullectomy untuk mengatasi masalah tersebut. Untungnya, dia sembuh total dan kemudian dipulangkan dari Rumah Sakit Pusat Changsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng