Suara.com - Seorang wanita bernama Gara Sullivan curhat di TikTok poninya yang dimakan oleh marmot kesayangannya. Gara mengatakan, ia kerap tidur dengan hewan itu, terutama jika dalam keadaan mabuk.
Menyadur The Sun Selasa (7/12/2021), situasinya berbeda ketika penata rias itu pulang merayakan hari Thanks Giving dan sedikit mabuk. "Jadi kadang ketika mabuk, saya mengeluarkannya dan tidur dengannya di lantai, saya tahu gila."
Gara kemudian membagikan foto dirinya dengan marmotnya Gabby, yang memiliki bulu lebih sedikit daripada kebanyakan guinea pig karena dia adalah babi yang kurus.
Gabby memiliki rambut di moncong, tangan dan kaki mereka, tapi sebagian besar tidak berbulu.
"Jadi pada hari Thanksgiving saya bangun untuk buang air kecil dan melihat sekilas diri saya di cermin. Dia sudah makan poni saya."
Gara yang marah kemudian menunjukkan foto-foto poni barunya yang mencuat. Gara menemukan potongan pinggirannya di lantai. "Dia bahkan tidak memakan rambutnya, dia hanya menggigitnya."
Warganet yang terhibur langsung membanjiri komentar video gara dan menulis jika babi guinea miliknya hanya sedikit iseng dan kreatif. "Dia ingin kamu terlihat seperti dia."
Sementara yang lain memberi tahu Gara bahwa hewan itu sering memotong rambut satu sama lain untuk menjaga bulu dari mata mereka sehingga dapat melihat lebih baik. Yang lain menjuluki Gabby si 'tukang cukur tengah malam.'
Baca Juga: Dapat Souvenir Pernikahan Hewan Peliharaan, Tamu Pulang Mengemban Tanggung Jawab
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok