Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menyelenggarakan acara doa bersama di kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Acara doa bersama merupakan bentuk pengakuan terhadap kebesaran dan kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, acara doa bersama sudah menjadi rutinitas saat menjadi Wali Kota Surabaya. Hal tersebut, merupakan bentuk ketakwaan dan pengharapan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Kini saat menjabat sebagai Menteri Sosial, ia menemukan semakin banyak fakta dan kejadian yang menunjukkan betapa berat dan rumit tantangan yang harus dihadapi bangsa ini, terkhusus terkait dengan tugas dan fungsi Kemensos.
“Ini sangat menyesakkan dada. Semakin kami memberikan bantuan dan penanganan masalah termasuk bencana, semakin terbuka berbagai masalah. Saya menyaksikan banyak permasalahan dan juga pelanggaran terhadap berbagai ketentuan, termasuk pelanggaran norma sosial dan norma agama,” kata Risma di Jakarta (14/12/2021).
Seperti diketahui, sejalan dengan tugas dan fungsinya, Kemensos menanganani berbagai agenda pembangunan kesejahteraan sosial. Termasuk di dalamnya tujuh pokok permasalahan sosial yaitu ; kemiskinan, keterlantaran, kecacatan, .keterpencilan, ketunaan sosial/ penyimpangan perilaku, korban bencana dan korban tindak kekerasan.
Terkait hal tersebut, jajaran terkait Kemensos menangani para penyintas bencana alam di berbagai daerah, sejalan dengan cuaca ekstrem yang melanda tanah air.
Jajaran Kemensos juga memberikan pendampingan kepada korban kekerasan seksual yang marak terjadi berbagai daerah. Lebih miris lagi, karena korban adalah anak-anak dan penyandang disabilitas. Kebanyakan mereka juga dari keluarga pra-sejahtera.
Oleh karena itu, Risma merasa usaha dan berbagai intervensi dari pemerintah dan sinergi dengan masyarakat, memang terus berjalan. Namun usaha dan daya upaya dari manusia saja tidak cukup.
“Maka marilah kita berdoa, memohon kepada Tuhan agar kita semua bangsa Indonesia diberikan kekuatan dan kemudahan dalam membantu dan melayani masyarakat," katanya.
Baca Juga: Kemensos Beri Pendampingan Pada Santriwati Korban Pemerkosaan Herry Wirawan
Dalam kesempatan ini, hadir para pemuka agama Buya H. Amirsyah Tambunan (Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat), dari Kristen Protestan Pendeta Jimmy M.I. Sormin (Sekretaris Eksekutive Perserikatan Gereja-gereja Indonesia (PGI); dari Kristen Katolik Romo Agustinus Heri Wibowo (Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia (HAK KWI); dari Hindu P. Astono Candra Dana (Ketua Bidang Keagamaan dan Spriritualitas, Pengurus Harian Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat; dari Budha Suratman (Kepala Seksi Pengembang Program Penyuluhan Ditjen Bimas Budha Kementerian Agama); dan dari Konghucu Peter Lesmana (Sekretaris Bidang Keorganisasian, Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN).
Sebagai informasi, doa bersama juga diikuti oleh sekitar 200 orang pegawai Kemensos baik daring maupun luring.
Berita Terkait
-
Sujiwo Tedjo Persilahkan Para Menteri ke Semeru: Kecuali yang Satu Ini, Nanti Bikin Ribut
-
Mensos Risma Dianggap jadi Beban Kabinet Jokowi, Pengamat Bongkar Potensi Kena Reshuffle
-
Sujiwo Tejo Persilakan Para Menteri ke Semeru Kecuali yang Satu Ini
-
Punguti Batu Saat Sambangi Terdampak Letusan Semeru, Mensos Risma Kembali Jadi Sorotan
-
Hasil Survei Mengklaim Risma Sosok Menteri Terbaik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah