Pemerintah Amerika Serikat telah melarang warganya ke Haiti, tapi misionaris CAM berpendapat kebutuhan untuk membantu kemanusiaan terlalu besar untuk diabaikan.
Pada 26 Oktober, CAM menyatakan:
“Terkadang kami ditanya mengapa orang kami berada di Haiti. Mengapa bepergian ke tempat berbahaya? Mengapa tidak membiarkan mereka mengurus masalahnya sendiri?"
"Kita hidup di dunia yang begitu rusak. Tuhan menghendaki sebuah dunia, di mana orang lapar diberi makan, anak yatim terlantar dirawat, dan para pengungsi yang kesepian dilayani."
"Kami pergi ke tempat seperti Haiti karena kami menemukan Yesus dan ajaran-Nya sebagai jawaban dan kami ingin orang lain menikmati sukacita, kedamaian, dan penebusan yang telah kami alami di kerajaan Tuhan."
CAM tidak sepenuhnya mengungkapkan informasi tentang misionaris mereka yang masih diculik, juga tentang apa yang mereka kerjakan dan bagaimana mereka bisa berada di negara itu.
Namun, dari pengalaman misionaris lainnya, ada beberapa persiapan sebelum memulai perjalanan ke luar negeri, dan risiko yang mereka hadapi.
Apa itu misionaris Kristiani?
Dunia misionaris Kristiani meliputi Gereja yang luas dan beragam, mulai dari Gereja Katolik, Protestan, Ortodoks, Saksi Yehova, dan Mormon.
Kebanyakan misionaris ini berkeliling ke berbagai negara untuk menyebarkan ajaran agama mereka, termasuk negara yang membutuhkan bantuan akibat bencana.
Baca Juga: Jumlah Korban Akibat Ledakan Truk Bahan Bakar di Haiti Bertambah, Jadi 75 Orang
Banyak organisasi bantuan itu didasarkan atas Amanat Agung yang diuraikan dalam Injil sebagai pesan dari Yesus Kristus untuk "pergi dan jadikanlah semua bangsa-bangsa sebagai murid-Ku".
Menurut International Bulletin of Mission Research, ada 430.000 misionaris yang ditugaskan dalam jangka panjang di berbagai negara pada tahun 2021.
Lebih dari setengah misionaris ini berasal dari negara "Global North", yakni negara Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada.
Jumlah tersebut belum termasuk misionaris Kristen jangka pendek setiap tahun. Mereka ini umumnya adalah generasi muda yang baru pertama kalinya diterjunkan ke lapangan.
Christian Aid Ministries bekerjasama dengan Amish, Mennonite, dan orang Kristen Anabaptis konservatif lainnya, menyatakan tujuan utama mereka adalah "memuliakan Tuhan dan membantu memperluas kerajaan-Nya".
Simon Smart, direktur Pusat Kekristenan Publik, mengatakan dorongan kegiatan penginjilan ini merupakan pusat dari keyakinan Kristen.
Berita Terkait
-
Reformasi Polri Tanpa Tenggat? KPRP Bentukan Presiden Akui Masih Meraba Masalah
-
Piala Dunia 2026: Enggan Meremehkan, Carlo Ancelotti Anggap Semua Lawan di Grup C Kuat
-
Kebijakan Nyeleneh Trump Bisa Gagalkan Haiti dan Iran Main di Piala Dunia 2026?
-
5 Fakta Mengejutkan Haiti, Pendatang Baru Piala Dunia 2026 yang Stadionnya Setara Manahan
-
Pelatih yang Tak Pernah ke Haiti Bawa Permata Karibia ke Piala Dunia Setelah 52 Tahun
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Terapis SPA Tewas di Kamar Kos Bekasi, Polisi Tangkap Pelaku dan Temukan Cairan Pembersih Toilet
-
Kekerasan Anak Masih Tinggi, PPPA Dorong Sekolah Jadi Ruang Aman
-
Data Genangan dan Banjir Pagi Ini: Ketinggian Air di Pasar Minggu Mencapai Hampir Satu Meter
-
Hujan Angin, Pohon di Kemang Sempal Hingga Tutup Jalan
-
Banjir Arteri Lumpuhkan Akses Keluar Tol, Polisi Rekayasa Lalin di Rawa Bokor
-
Tiba di Banjarbaru, Prabowo Bakal Resmikan 166 Sekolah Rakyat
-
Jakarta Hujan Deras, Sejumlah Koridor Transjakarta Alami Perpendekan Jalur Akibat Genangan Air
-
Menteri Abdul Muti Resmi Menghapus Sanksi Sebagai Efek Jera di Sekolah
-
Perjalanan KRL Kacau Balau Terdampak Hujan Lebat: Rel Terendam Banjir hingga Pohon Tumbang
-
Pagi Kelabu Warga Jakarta Selatan: Macet dan Genangan Jadi Ujian Kesabaran di Awal Pekan