- Haiti berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Nicaragua 2-0, menandai penampilan bersejarah setelah 52 tahun absen.
- Pelatih Sebastien Migne memimpin tim dari jarak jauh karena alasan keamanan, tanpa pernah mengunjungi Haiti selama 18 bulan melatih.
- Seluruh laga kandang Haiti dilaksanakan di Curaçao untuk menjamin keselamatan tim, meskipun di tengah krisis nasional negara tersebut.
Suara.com - Sejarah tercipta bagi Haiti. Negara yang dijuluki Permata Karibia itu memastikan tempat mereka di Piala Dunia 2026 setelah menang 2-0 atas Nicaragua.
Ini capaian sejarah dan prestasi bagi tim Grenadiers ke panggun dunia setelah 52 tahun absen.
Keberhasilan Haiti lolos ke Piala Dunia 2026 tak lepas dari tangan dingin pelatih asal Prancis Sebastien Migne.
Uniknya, Migne yang melatih Haiti selama 18 bulan ternyata tak pernah sekalipun injakkan kaki ke negara yang ia latih itu.
Karena alasan keamanan, semua laga kandang Haiti digelar di Curaçao, sekitar 500 mil dari Haiti.
Hal ini untuk memastikan keselamatan pemain dan staf.
Migne memimpin tim secara jarak jauh, mengandalkan laporan dari federasi sepak bola dan pejabat lokal.
“Tidak mungkin pergi ke sana, terlalu berbahaya,” ujar Migne kepada France Football.
Meski begitu, strategi dan arahan pelatih Prancis ini berhasil membawa Grenadiers ke pencapaian bersejarah.
Baca Juga: Suriname ke Playoff Piala Dunia 2026, Diperkuat Pemain Keturunan yang Urung Bela Timnas Indonesia
Sejak gempa bumi 2010, Haiti menghadapi periode panjang krisis, termasuk kekerasan bersenjata, kelaparan, dan minimnya infrastruktur.
Di tengah tantangan tersebut, tim nasional berhasil menunjukkan potensi dan semangat juang luar biasa di ajang kualifikasi Piala Dunia.
Bersama debutan lain seperti Curaçao dan Panama, Haiti akan mewakili wilayah Concacaf di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ini menjadi kesempatan emas bagi Grenadiers untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional dan menantang tim-tim besar dunia.
Dengan kemenangan bersejarah ini, Haiti tidak hanya mencatatkan prestasi olahraga, tetapi juga memberi harapan bagi rakyatnya di tengah krisis panjang yang melanda negara Karibia ini.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Berada di Papan Bawah, Persib Bandung Waspadai Motivasi Semen Padang
-
Link Live Streaming Madura United vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Pepet Puncak Klasemen!
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Suporter Semen Padang Akan Padati Stadion, Marc Klok Semakin Termotivasi
-
Catatan Stefan Keeltjes Usai Kendal Tornado FC Dikalahkan Persiku Kudus
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang