Suara.com - Jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi di Terminal Kalideres mulai meningkat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak Minggu (19/12/2021) lalu.
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen mengatakan, hampir sebanyak 150 penumpang mendatangi terminal setiap harinya.
"Selama masa pandemi rata-rata jumlah penumpang 100 orang per hari. Sejak Minggu (19/12) terjadi peningkatan 150 orang per hari," kata Revi saat dikonfirmasi di Terminal Kalideres, Selasa (21/12/2021).
Peningkatan diperkirakan akan terus terjadi hingga Rabu (22/12) mendatang. Hal tersebut dikarenakan perjalanan dari terminal menuju kota tujuan memakan waktu dua hari.
"Dari Jakarta ke daerah itu membutuhkan waktu dua hari. Jadi kemungkinan prediksi saya paling cepat itu tanggal 22 sehingga tiba tanggal 23 Desember nanti," jelas dia.
Lebih lanjut, Revi juga mengatakan ada perubahan tren tujuan saat akhir tahun 2021 ini. Saat ini, perjalanan paling banyak yakni menuju Padang, Jawa Tengah, Lampung, dan Jawa Barat.
"Dulu tujuan favorit adalah Jateng dan Lampung. Tapi setelah ada masa pandemi, tujuan favorit beralih ke Padang," kata dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Revi pun sudah melakukan beberapa persiapan salah satunya menyiapkan tiga jenis pos di lokasi terminal.
Tiga jenis pos itu terdiri dari posko keamanan , posko kesehatan dan "ramp check" untuk memeriksa kondisi mesin bus.
Baca Juga: Jelang Nataru, Penumpang di Bandara Kualanamu Tercatat 14.262 orang
Itu tugasnya memeriksa kelayakan jalan bus yang akan berangkat supaya dipastikan bus yang berangkat layak jalan sehingga penumpang itu bisa selamat sampai tujuan," kata Revi.
Dengan kesiapan ini, Revi memastikan pihaknya sudah siap menerima lonjakan penumpang selama libur natal dan tahun baru. Sejauh ini, Revi mengatakan ada 130 perusahaan otobus (PO) yang aktif di terminal Kalideres.
Bus-bus tersebut beroperasi dengan tujuan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Padang, Bengkulu, Jambi, Pekan Baru, Medan, Aceh. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, Penumpang di Bandara Kualanamu Tercatat 14.262 orang
-
Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Baru Bekasi Capai Rp90 Ribu Per Kilogram
-
Libur Nataru, Pemkab Magetan Tidak Bolehkan Sepeda Motor Pakai Knalpot Bising
-
Omicron Masuk ke Indonesia, Bantul Tak Akan Lockdown Saat Natal dan Tahun Baru
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra