Suara.com - Media sosial mengungkap terjadinya penumpukan penumpang yang baru sampai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan hendak menjalani karantina di Wisma Atlet.
Setelah peristiwa itu menjadi konsumsi media massa, juru bicara satuan tugas penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito berkata "video yang beredar di masyarakat itu adalah dokumentasi situasi beberapa waktu yang lalu."
Menurut informasi, kejadiannya pada Senin (20/12/2021), pukul 04.00 WIB, Hingga pukul 18.00 WIB, sebagian orang belum mendapatkan giliran.
Saat ini, kondisi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Wisma Atlet sudah terkendali, kata Wiku seraya mengatakan, "kami jaga terus sesuai dengan protokol kesehatan."
Dia mengakui di tengah upaya mencegah masuknya omicron dan dan mempertahankan kondisi kasus yang telah terkendali dalam dua bulan terakhir, justru terjadi peningkatan kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri.
Tren peningkatan kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri terdeteksi di tiga pintu. Pertama, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pos lintas batas negara Entikong (Kalimantan Barat), dan Pelabuhan Batam Center.
Tercatat pelaku perjalanan yang masuk lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta naik 1.000-2.000 orang pada Oktober. Melonjak pada Desember menjadi 4.000 orang dalam sebulan.
Di pos lintas batas negara Entikong pada November tercatat 50 orang sampai 100 orang, namun pada Desember naik menjadi 300 orang.
Di Pelabuhan Batam Center yang pada awal November sekitar 100 orang sampai 200 orang menjadi 200 orang sampai 400 orang pada pertengahan Desember.
Baca Juga: Petugas Kebersihan Wisma Atlet Terjangkiti Omicron dari WNI Baru Pulang dari Nigeria
Pemerintah meningkatkan kewaspadaan. Semua pelaku perjalanan diminta mematuhi aturan karantina kesehatan selama 10 hari di tempat karantina terpusat atau hotel-hotel yang ditetapkan pemerintah.
Berita Terkait
-
Perbaikan Plafon Terminal 3 Soekarno-Hatta Ditargetkan Rampung Dua Hari
-
Penggawa Timnas China Terancam Dipenjara Gara-gara Ulah Memalukan di Jakarta
-
Agama Agus Andrianto, Menteri yang Copot Semua Pejabat Imigrasi Soetta
-
Pulang Kampung: Evakuasi Tahap Pertama 37 WNI dari Suriah Berhasil
-
Selamat Datang, Begini Potret Paus Fransiskus Tiba di Indonesia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki