Suara.com - Beredar foto seorang bocah ditangkap setelah disebut membunuh pelaku pemerkosaan ibunya yang cacat, dengan menggorok kepalanya sampai putus.
Narasi ini dibagikan oleh sebuah website bernama NEWSMEDIA-62. Laman ini membagikan sebuah artikel yang berjudul “Pergoki Ibunya Yang Cacat 'Diperk0sa' Tetangga Mabuk, Anak G0r0k Kep4la Pelaku Hingga Putus” pada 16 Desember 2021.
Dalam artikel itu, terlihat foto seorang laki-laki mengenakan baju tanahan berwarna oranye. Laki-laki itu yang terlihat kecil juga memiliki tato di bagian dada.
Lelaki itu disebut memergoki ibunya yang cacat diperkosa oleh seorang pria. Ia pun tidak terima dan langsung menggorok kepala pelaku hingga putus.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:
“Pergoki Ibunya Yang Cacat 'Diperk0sa' Tetangga Mabuk, Anak G0r0k Kep4la Pelaku Hingga Putus”
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, narasi bocah ditangkap setelah disebut membunuh pelaku pemerkosaan ibunya yang cacat, dengan menggorok kepalanya sampai putus tidak benar.
Baca Juga: Pria Asal Cilacap Coba Bunuh Diri Terjun ke Sungai di Tegal, Endingnya Justru Lucu
Faktanya, lelaki di foto artikel “Pergoki Ibunya Yang Cacat “Diperk0sa” Tetangga Mabuk, Anak G0r0k Kep4la Pelaku Hingga Putus” itu adalah Sudirman. Ia merupakan tersangka kasus begal saat ditangkap polisi pada tahun 2020.
Hal ini diketahui dari foto sama yang dimuat oleh artikel berjudul “Suka Kelabui Polisi, Aksi Sudirman Begal Bermodus Minta Diantar ke Warnet”. Artikel ini terbit di situs jogja.suara.com pada Sabtu, 04 Juli 2020.
Dalam berita itu, Sudirman yang merupakan tersangka kasus begal ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Kotabaru. Penangkapan warga RT 37 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi itu merupakan hasil pengembangan dari penangkapan dua pelaku lainnya, yakni Andes dan Bima.
Kapolsek Kotabaru AKP Afrito Marbaro mengatakan, Sudirman sudah beberapa kali berurusangan dengan pihak kepolisian. Namun, ia berhasil lolos dari proses hukum karena mengaku masih di bawah umur.
Untuk penangkapan kali ini, Afrito menegaskan pihaknya tidak mau lagi kecolongan. Dari hasil pemeriksaan dan pelacakan data, diketahui jika pemuda bertato tersebut sudah berusia 20 tahun.
Sementara itu, isi artikel mengenai pembunuhan pelaku pemerkosaan itu identik dengan berita yang diunggah detik.com. Berita ini berjudul “Pelajar yang Tusuk Tetangga Hingga Tewas Tak Pernah Coba Membunuh Sebelumnya” yang terbit pada Jumat, 20 Desember 2019.
Artikel itu dilengkapi foto seorang laki-laki yang mengenakan baju tahanan berwarna biru. Lelaki itu bernama Maulud Riyanto, pelajar kelas XII SMK di Gempol, Pasuruan.
Maulud Riyanto ditangkap karena nekat menusuk tetangganya sendiri. Ia mengakui dendam dan sakit hati terhadap korban pada tahun 2019.
Saat diperiksa, Maulud Riyanto mengatakan sebelumnya tidak pernah melakukan tindakan kasar terhadap korban. Pelaku juga tak pernah melakukan percobaan pembunuhan pada korban.
“Sebelumya tersangka ini tak pernah melakukan percobaan penusukan atau pembunuhan pada korban. Aksi yang menyebabkan korban tewas itu yang pertama,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda, Jumat (20/12/2019).
Namun, polisi menyebut aksi penusukan pada 16 Desember itu telah direncanakan sebulan sebelumnya. Selain sudah menyiapkan pisau, hari itu pelaku juga mengintai keberadaan korban.
Riyanto sendiri mengaku menusuk korban, Yasin Fadilah (49), karena sakit hati. Sakit hati itu, kata Riyanto, karena ia diberitahu beberapa orang bahwa ibunya pernah diperkosa korban saat ia masih bocah.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka foto bocah ditangkap setelah disebut membunuh pelaku pemerkosaan ibunya yang cacat, dengan menggorok kepalanya sampai putus adalah hoaks.
Foto dengan narasi itu masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Pria Asal Cilacap Coba Bunuh Diri Terjun ke Sungai di Tegal, Endingnya Justru Lucu
-
Bocah Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Arus Deras, Ada Apa?
-
Orang Ini Pamer Dagangan Pempek Habis Terjual, Warganet Malah Kasihan Pas Baca Status WA
-
Viral, Nyanyi Lagu Naik Delman Pakai Qalqalah, Perempuan ini Jadi Perbincangan
-
Viral 6 Pasangan Saudara Menikah Bersama, Ayahnya Terharu Hingga Tak Bisa Berkata-kata
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius