Suara.com - Setidaknya ada 116 kota di negara bagian Bahia, di bagian timur laut Brasil, pada Selasa (28/12) berada dalam keadaan darurat banjir. Hal itu akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan itu sejak akhir November lalu.
Menyadur laman VOA, Rabu (29/12/2021), kota-kota di sedikitnya lima negara bagian lain di wilayah utara dan tenggara Brasil juga telah terendam banjir dalam beberapa hari terakhir. Di Bahia, banjir telah menimbulkan dampak pada lebih dari 470.000 orang.
Di sedikitnya 50 kota, air yang meluap ke rumah dan pusat pertokoan memaksa ribuan orang mengungsi ke tempat yang kering dan meninggalkan barang-barang mereka. Puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal akibat banjir tersebut.
Associated Press melaporkan dalam beberapa pekan terakhir ini sedikitnya 21 orang meninggal dan 358 orang mengalami luka-luka dalam musibah itu.
Dari beberapa foto yang diunggah AFP, banjir tak hanya merendam kawasan, namun juga telah menyebabkan sejumlah insfrastruktur rusak. Salah satunya adalah jembatan utama yang jebol hingga tak mungkin bisa dilewati.
Berita Terkait
-
Cari Barang di Lokasi Bekas Banjir, Warga Malah Temukan Segepok Uang: Jumlahnya Lumayan!
-
Isi Masih Segar, Korban Banjir Ungkap Wadah Makan Bikin Kagum Warganet: Incaran Emak-Emak
-
Bikin Nyesek! Gegara Terendam Banjir, Dua Juta Buku Terbuang Jadi Sampah
-
Banjir Depan Mal Lembuswana Diklaim Cepat Surut oleh Andi Harun, Masa Sih?
-
Tambang Timah ilegal di Sungai Mangkol Marak, Pemicu Banjir di Bangka Tengah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?
-
Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?
-
Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah
-
Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut
-
Dinilai Lebih Hemat, Bisakah Energi Surya Gantikan PLTD dan Kurangi Impor BBM?
-
Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman
-
Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?
-
Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu
-
KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan