Suara.com - Front Pembela Islam (FPI) diketahui sebagai sebuah organisasi yang telah resmi dibubarkan oleh pemerintah. Meskipun begitu, para pentolan serta simpatisan masih kerap menjalankan kegiatan massal.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persadaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin blak-blakan menyebut Front Pembela Islam (FPI) telah terlahir kembali.
Ucapan Novel tersebut disampaikan untuk menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut keadaan politik menjadi stabil usai FPI dibubarkan.
Novel lebih lanjut mengatakan, meski FPI dibubarkan, ormas Islam ini disebutnya telah bangkit kembali.
"FPI terlahir kembali dengan aksi kemanusiaan yang selalu jadi yang terdepan," kata Novel Bamukmin, Senin (27/12/2021).
Pentolan 212 ini berkata, hingga saat ini, laskar-laskar FPI masih berada di Semeru dan tempat tempat bencana lainnya di Indonesia untuk membantu para korban.
FPI disebutnya selalu terdepan ketika ada bencana di suatu tempat.
Novel lantas menyinggung soal peringatan 17 tahun tsunami Aceh, yang mana FPI juga jadi yang terdepan dan terlama di lokasi bencana tersebut.
"Personil yang ada saat itu juga jadi yang terbanyak dan evakuasi jenazah terbanyak sampai mendapat penghargaan dari WHO," katanya.
Baca Juga: Mahfud MD Klaim Masyarakat Senang FPI Dibubarkan, Publik Ingatkan Peristiwa Tsunami Aceh
Pentolan 212 ini mengklaim, momen-momen kehadiran FPI membantu masyarakat di lokasi bencana ini menjadi perbincangan dan sejarah dunia.
"Dengan pimpinan IB HRS, FPI bisa mengumpulkan manusia terbanyak sampai 13 juta orang saat reuni 212," katanya.
Berita Terkait
-
Capres-cawapres 212: Novel Bamukmin Yakin Bisa Maju Kalahkan Puan sampai Ahok
-
Refleksi Akhir Tahun Novel Bamukmin: 2021 Potret Buruk dan Rapor Merah Bagi Indonesia
-
Ruhut Sitompul Sebut Refly Harun Rabun, Pertanyakan Alasan FPI Dibubarkan
-
Taksi Online Tabrak Sepeda Motor Beratribut Ormas, Sopir dan Penumpang Ngaku Dikeroyok
-
Mahfud MD Klaim Masyarakat Senang FPI Dibubarkan, Publik Ingatkan Peristiwa Tsunami Aceh
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya