Suara.com - Aksi cowok yang berlagak seperti sultan dengan membuat uang dari tebing pantai sempat viral. Kabar terbaru, sultan gadungan itu telah ditangkap polisi karena aksinya itu.
Hal ini dibagikan oleh akun Instagram @komentatorpedas. Hingga berita ini dipublikasikan, kabar ini sedikitnya telah mendapatkan 1.200 tanda suka.
"Canda sultan," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Selasa (4/1/2022).
Akun ini membagikan aksi cowok itu saat sedang berlagak sebagai sultan. Terlihat, cowok itu membuang segepok uang pecahan Rp 100 ribu dari atas tebing ke arah lautan.
Aksinya itu dikabarkan berujung panjang. Dalam slide satunya, cowok ini tampak sudah ditangkap polisi dan mengenakan baju tahanan berwarna oranye.
"Sultan gadungan ditangkap polisi. Raffi Ahmad ketawa," lanjut akun ini.
Sosok yang dijuluki sultan gadungan itu juga memberikan klarifikasinya. Ia meminta maaf dan berjanji tidak akan membuat konten seperti itu lagi.
"Kepada semua orang yang tersinggung oleh konten saya di TikTok kemarin, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," kata cowok tersebut.
Penangkapan sultan gadungan itu langsung ramai dikomentari warganet. Banyak warganet yang bertanya-tanya mengenai alasan penangkapan cowok tersebut.
Baca Juga: Viral Pemuda Sholat di Dalam Gerbong Kereta, Tindakannya Picu Perdebatan Netizen
"Alasannya karna uangnya palsu? Atau karena membuang atau merusak uang?" tanya warganet.
"Sultan asli buang duitnya ke orang-orang yang membutuhkan terus gak direkam bro," sindir warganet.
"Kasih anak yatim sama fakir miskin jauh lebih baik," saran warganet.
"Ya kali Raffi Ahmad mau begitu. Raffi orang cerdas, uang susah payah dicari sampai kerja banting tulang siang malam. Mending Raffi sedekahin daripada dibuang-buang gitu. Dapat pahala kagak, Allah murka iya," komentar warganet.
"Mungkin uangnya palsu ya makanya ditangkep. Kalau uang asli mah ngapain ditangkep kan uang dia," tebak warganet.
"Hah jangankan Raffi Ahmad, gue aja ketawa lihatnya," aku warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Sholat di Dalam Gerbong Kereta, Tindakannya Picu Perdebatan Netizen
-
Bukannya Menegur Langsung, Pria Ini Malah Hujat Orang di Sosmed Gegara Urusan Gym
-
Viral Cowok Naik Motor 'Minion', Warganet Ngakak: Ramah Buat Kaum Jomblo
-
Temu Kangen Usai 9 Bulan Tak Bertemu Ayah, Reaksi Bocah Ini Bikin Publik Menangis
-
Viral Spirit Doll Dijual di Olshop Harga Jutaan, Panen Nyinyiran Warganet
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir