Suara.com - Seorang wanita di Inggris tertangkap kamera ketika sengaja gores mobil pakai kunci di sebuah tempat parkir di pusat perbelanjaan di Poole, Dorset.
Menyadur Daily Mail Selasa (4/1/2021), Anna Valente memarkir mobilnya tepat di atas garis putih tanpa alasan yang jelas. Ketika selesai berbelanja, ia mendapati sebuah mobil Tesla Model 3 terparkir tepat di samping mobilnya.
Tanpa diduga, wanita ini menggores mobil mahal itu dengan kuncinya sambil pura-pura menaruh belanjaan di pintu belakang. Aksi liciknya tertangkap kamera Tesla yang jumlahnya lebih dari cukup untuk menjadi bukti di pengadilan.
Kamera di kaca depan merekam dengan jelas ia berjalan dari toko menuju dua kendaraan, sementara kamera sisi depan menangkapnya sedang gores mobil pakai kunci hingga sepanjang 4 inci.
Kamera bagian belakang Tesla mengambil plat nomor mobilnya yang memungkinkan polisi melacak Valente dan mendakwanya dengan kerusakan kriminal, yang akhirnya dia akui.
"Baik istri saya maupun saya tidak mengenal Nona Valente dan tidak pernah berbicara dengannya, jadi saya tidak tahu mengapa dia melakukannya," ujar pemilik mobil Tesla.
"Dalam pikiran saya, dia memarkir mobilnya tepat di garis putih karena ada anjing peliharaan di kursi penumpang jadi mungkin dia tidak ingin ada orang yang parkir di sebelahnya."
"Ada empat kamera pada mobil Tesla yang memiliki tujuan ganda. Mereka adalah kamera sensorik untuk mengemudi sendiri kendaraan yang diizinkan dan yang lainnya untuk keamanan."
"Saya pikir ini adalah pertama kalinya di Inggris di mana rekaman Tesla digunakan dalam penuntutan pidana," lanjut pemilik mobil listrik itu.
Baca Juga: Terlibat Kecelakaan, Perusahaan Taksi Eropa Ini Tangguhkan Penggunaan Tesla Model 3
"Polisi memberi tahu kami biasanya ketika orang menggores mobil, hampir tidak mungkin menyelesaikan apa pun. Kamera parkir mobil biasanya diposisikan terlalu jauh. Sistem pada Tesla sangat bagus."
Juru bicara Polisi Dorset mengatakan kendaraan yang terlibat memiliki CCTV yang memberikan kualitas gambar jelas dan menangkap terdakwa yang menyebabkan kerusakan.
"Terdakwa diidentifikasi dari rekaman dan dibawa ke pengadilan untuk menghadapi konsekuensi atas tindakannya."
Valente, dari Bournemouth, diberikan pembebasan bersyarat enam bulan oleh hakim di Poole dan diperintahkan untuk membayar kompensasi £1.078,83, biaya tambahan £22, dan biaya pengadilan £85.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya
-
Ketua Umum TP PKK Perkuat Program Sekolah Rakyat Lewat Bantuan untuk Siswa dan Guru di Biak Numfor