Suara.com - Pemuda berinisial MA alias Botak (19) ditangkap polisi karena diduga menjadi provokator tawuran dan penyedia senjata tajam di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Pria tersebut bekerja sebagai kurir.
“Kami amankan perihal atas kepemilikan senjata tajam dan sebagai pelaku provokasi tawuran," kata Kapolsek Tambora, Kompol Moh Faruk Rozi lewat keterangan tertulisnya, Selasa (4/12/2022).
Berdasarkan hasil penyelidikan, Botak seusai mengantarkan barang ke kawasan Depok, Jawa Barat, mendatangi rekannya berinisial AN di daerah Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan pada 1 Januari 2022.
Saat pertemuan itu telah ada teman-teman NA. Botak kemudian mengajak mereka untuk tawuran. Mengendarai sekitar empat motor dengan berboncengan, mereka meluncur menuju Duri Selatan, Tambora.
“Ketika rombongan melewati jalan Duri Selatan Raya terlihat ada beberapa remaja yang tidak dikenal sedang kumpul berkelompok seperti hendak akan melakukan tawuran,” jelas Faruk.
Melihat situasi itu, Botak berinisiatif mengambil sejumlah senjata sepeti dua stik golf, yang sebelumnya tersimpan di sekitar rel kereta Stasiun Duri.
“Tawuran belum sempat terjadi karena langsung dibubarkan oleh personel kami," ujar Faruk.
Usai kejadian tersebut, polisi melakukan penyelidikan, hingga menangkap Botak di sebuah kamar kos, Kawasan Duri Selatan, Tambora. Di sana ditemukan sejumlah senjata tajam, berupa celurit, pedang, dan stik golf.
“Di hadapan penyidik barang bukti tersebut diakui oleh pelaku dan sebelumnya telah digunakan untuk melakukan tawuran dan melukai lawan," ujar Faruk.
Akibat perbuatannya Botak dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam.
Baca Juga: Viral, Begal Bawa Sajam Telanjangi Korban di Pinggir Jalan Kota Bogor
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru di Kota Surabaya Diwarnai Tawuran Geng Remaja di Jalan Ngaglik
-
Viral, Begal Bawa Sajam Telanjangi Korban di Pinggir Jalan Kota Bogor
-
Viral Video Pelajar Tawuran di Depan Hotel Marcopolo, Polisi: Mereka Mabuk
-
Warga Tanah Abang Minta Kapolda Metro Jaya Buat Ring Tinju: daripada Tawuran 1 vs 10
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar