Suara.com - Seorang santri bertanya pada Buya Yahya, "Apa boleh mandi junub tanpa sebab yang jelas?"
Anda bisa mencari tahu jawabannya dengan menyimak ceramah Buya Yahya dari Youtube Al-Bahjah TV. Buya Yahya menjawab pertanyaan yang dikirimkan oleh seseorang yang bertanya apa boleh mandi junub tanpa sebab yang jelas? tersebut dalam ceramah singkatnya itu. Bila Anda belum sempat mencari apalagi menyimak saran youtubenya, Anda bisa menyimak ringkasan ceramah dari Buya Yahya di bawah ini.
Apa boleh mandi junub tanpa sebab yang jelas?
Buya Yahya menjawab, "(Pertanyaan ini) berhubungan dengan urusan was-was. Baiknya jika Anda terkena was-was, Anda harus sadar bahwa itu penyakit mental. Siapapun yang terkena was-was, jangan dibiarkan. Kalau dibiarkan akan berkembang menjadikan seseorang itu tak waras. Orang ketika masih sekedar kena was-was, sama seperti terkena penyakit fisik. Segera bangkitkan dia untuk sadar."
Buya Yahya mengingatkan agar kita yang tidak merasa was-was menyadarkan mereka yang merasa was-was bahwa itu adalah penyakit hati yang tidak boleh dibiarkan begitu saja.Dia harus segera sadar dan menuntaskan rasa was-wasnya agar bisa menjalani kehidupan yang normal.
"Jangan sampai was-was dianggap sebagai kekhusyukan, kesalehan, bukan!" seru Buya Yahya.
Buya Yahya juga menggambarkan bagaimana orang was-was dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ketika bertemu dengan orang asing atau ketika berada di keramaian, dia menjadi tidak nyaman dengan sekitarnya. Tingkahnya menjadi aneh. Ada yang menganggap bersentuhan dengan ini dan itu adalah najis, dan berbagai contoh lainnya.
Maka, sehubungan dengan pertanyaan apa boleh mandi junub tanpa sebab yang jelas, dengan tegas Buya Yahya mengatakan mandi besar atau mandi junub tanpa sebab yang jelas tidak ada gunanya.
Tindakan Anda hanya membuang-buang waktu dan sia-sia karena tidak bisa disebut sebagai mandi besar. Anda tidak mengalami masalah, tidak mengalami junub, bukan habis nifas, atau baru berhubungan suami istri, Anda melakukan mandi besar, maka hal itu tidak akan dianggap sebagai amal ibadah mandi besar.
Baca Juga: 5 Mitos yang Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
Tips lain untuk mengatasi rasa was-was ini dari Buya Yahya adalah sebagai berikut:
1. Alihkan pikiran Anda dengan hal-hal lain
Sibukkan diri dengan hal-hal lain atau hal-hal baru, seperti menekuni hobi. Misalnya setelah bangun tidur, fokus untuk sholat subuh kemudian berolahraga, Anda akan segera menjadi lebih sehat secara fisik dan mental juga akan tertata.
Karena ketika Anda berolahraga, Anda tidak hanya menyehatkan fisik tapi juga mental. Terkena sinar matahari akan membantu Anda terlepas dari stress dan depresi, sehingga jalan pikiran Anda menjadi lebih sehat dan lebih tenang.
2. Jangan bertanya kepada orang lain
Setelah mendengarkan jawaban dari Buya Yahya, Buya berpesan jangan bertanya lagi tentang hal ini kepada orang lain. Jika sudah bertanya kepada satu ustad dan sudah diberi jawaban tapi Anda bertanya lagi pada orang lain, maka masalah tidak akan pernah selesai. Anda akan selalu was-was dan itu buruk.
Sebab masalah Anda yang sebenarnya yang harus segera di atas ialah mengatasi rasa was-was Anda terhadap sesuatu yang menyebabkan Anda gelisah itu. Pikiran Anda yang harus dibenahi. Jadi fokuslah untuk meluruskan pikiran. Jika memang tidak melakukan sesuatu yang junub selama tidur, ya tidak perlu melakukan mandi besar.
Demikian itu jawaban dari Buya Yahya sehubungan dengan pertanyaan apa boleh mandi junub tanpa sebab yang jelas. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
5 Mitos yang Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya
-
Tata Cara Mandi Wajib untuk Pria yang Benar
-
Tegas! Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka, Buya Yahya: Kalau Salah Diingatkan!
-
Populerkan Boneka Spirit Doll, Ivan Gunawan Disentil Buya Yahya: Bukan Keyakinan Islam
-
Hukum Merayakan Hari Ibu dalam Islam, Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban