Suara.com - Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil sehingga bersifat heterotrof. Jamur ada yang bisa dikonsumsi dan tidak.
Jamur yang sering dijumpai untuk dikonsumsi antara lain jamur tiram, jamur merang, jamur kancing, jamur enoki, dan jamur kuping.
Jamur-jamur tersebut biasa diolah dengan bahan makanan lainnya seperti sayur. Tetapi ada jamur unik yang menyerupai jeli.
Salah satu pengguna media sosial TikTok @/borneo.kreatif menunjukkan aksinya saat makan jamur mirip jeli ini.
Dalam rekaman video itu, pria ini mengambil jamur dari semak-semak di hutan. Kulit jamur tersebut berwarna coklat.
Bentuk jamur ini bulat seperti bola mata. Saat pria ini membuka jamur tersebut terlihat bagian dalamnya berwarna putih bening seperti ada lendirnya.
Pria itu kemudian memakan jamur mirip jeli tersebut. Jamur ini sendiri bernama jamur mata sapi.
Melansir dari berbagai sumber jamur itu dinamakan jamur mata sapi karena karakteristiknya seperti mata sapi yang berlendir bening di luar tetapi tekstur dalamnya padat.
Jamur mirip jeli
Baca Juga: Naik Motor di Atas Air Laut, Pria Ini Berhasil Bikin Warganet Terpanah: Goyang Dikit
Sesuai dengan nama akun pengunggah TikTok @borneo.kreatif, jamur mata sapi adalah jamur khas dari Kalimantan.
Video ini telah ditonton sebanyak 4,5 juta pengguna TikTok. Warganet yang menonton video tersebut membajiri kolom komentar.
"Dia yang makan jamur gue yang nonton rasanya jeli," komentar salah satu warganet.
"Rasanya kayak apa? yang tahu jelasin," imbuh yang lain.
"Apa itu bang penasaran gue ini?," ucap lainnya.
"Pernah nemu itu di ladangku tapi enggak berani minum. Salam Kalteng Sukamara permata kecubung natai kondang," tulis lainnya.
"Baru tahu loh padahal banyak di daerahku," timpal warganet lain.
Beberapa warganet mengatakan biasanya menggunakan jamur ini pada rambut.
"Ini di kampungku namanya kepala tikus cocok buat menebalkan rambut," tulis seorag pengguna TikTok.
"Kalau tempat gue itu buat menyuburkan rambut bang," ucap lainnya.
"Di tempatku namanya mata sapi. Baru tahu itu bisa dimakan, di zaman waktu aku kecil itu dibuat ke rambut. Dan ditaruh ke mata otomatis segar matanya," imbuh yang lain.
"Gue paling bahagia kalau dapat begini di hutan. Tapi buat ditaruh di rambut bukan dimakan," timpal pengguna TikTok lain.
Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani
Berita Terkait
-
Emak-emak Omeli Boneka Arwah Cari yang Makan Coklat, Netizen: Cuma Buat Konten Ga Sih?
-
Cegah Kebakaran Hutan Meluas, UGM Kembangkan Pesawat Tanpa Awak untuk Deteksi Dini
-
Naik Motor di Atas Air Laut, Pria Ini Berhasil Bikin Warganet Terpanah: Goyang Dikit
-
Viral Sosok Pengusaha Madu Cantiknya Bikin Salfok, Warganet: Lebah Juga Terpesona
-
Pagi-Pagi Sidak Sirkuit Formula E, Giring Malah Panen Hujatan
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak