Suara.com - Kasus kekerasan seksual di sejumlah wilayah di Indonesia sempat menjadi sorotan. Salah satu kasus kekerasan seksual yang menyedot perhatian publik terjadi di Bandung, Jawa Barat.
Mirisnya, kasus kekerasan seksual itu terjadi di lingkungan pondok pesantren dan dilakukan oleh seorang guru bernama Herry Wirawan. Selama bertahun-tahun, Herry melakukan kekerasan seksual dan pemerkosaan atas 12 anak-anak perempuan, dan delapan anak di antaranya sampai hamil.
Dari contoh kasus kekerasan seksual tersebut, Wakil Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Amiruddin mendesak agar RUU Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) untuk disahkan demi perlindungan HAM Perempuan Indonesia. Kata dia, jika terus tertunda maka sama saja ada keabaian atas perlindungan perempuan dalam bangsa ini.
"Jika RUU TPKS ini sudah disahkan menjadi UU, maka akan menjadi tolak ukur bertindak aparatur negara, sekaligus menjadi koridor norma baru bagi perilaku warga negara,” kata Amiruddin dalam siaran persnya hari ini, Jumat (7/1/2022).
Amiruddin mengatakan, banyaknya berita soal kekerasan seksual di beberapa daerah dan korbannya perempuan tentunya sangat memprihatinkan.
Sementara, aturan hukum atau UU untuk menjerat para pelaku belum memadai.
Dia melanjutkan, banyaknya kasus kekerasan seksual di Tanah Air terjadi bukan buasnya pelaku saja, melainkan karena terlalu abainya banyak pihak. Mulai dari masyarakat sendiri sampai pada aktor-aktor negara dan pemerintah.
Dengan mendesak agar RUU TPKS segera disahkan, kata Amiruddin, maka "penghormatan dan perlindungan HAM warga negara, terutama perempuan bisa ditingkatkan oleh negara."
Baca Juga: Soal Aduan Eks Pegawai BPPT, Komnas HAM Bakal Panggil Pihak BRIN
Berita Terkait
-
RUU TPKS: Korban Kekerasan Seksual Berharap Negara Sokong Pemulihan
-
Soal Aduan Eks Pegawai BPPT, Komnas HAM Bakal Panggil Pihak BRIN
-
Terima Aduan Eks Pegawai BPPT, Komnas HAM: Negara Harus Hargai Jerih Payah Mereka
-
RUU TPKS Segera Disahkan DPR, BPIP: Harus Ada Regulasi Tegas untuk Cegah Kekerasan Seksual
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda
-
Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua
-
Ironi Menteng: Kawasan Elite Jantung Jakarta Paling Banyak Butuh Toren Air Gratis
-
Ngeri! Selain Rakit Bom, Pelajar MAN 3 Padang Juga Simpan Panah dan Pisau di Sekolah
-
Rumah Digeledah, Peran Anggota BPK Bobby Rizaldi di Skandal Suap Muara Enim Mulai Dikuliti!
-
Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi