Suara.com - Seorang pria merasa tertampar oleh kegigihan serang muazin azan subuh. Hal ini dinyatakan sendiri oleh sebuah akun Twitter.
Pada Twitternya akun @ryudeka becerita tentang suara azan yang ia dengar setiap subuh. Mulanya ia sempat beranggapan suara azan tersebut kurang merdu.
"Entah sudah berapa kali kalai mendengar azan subuh atau pengumuman informasi beria duka dari masjid belakang rumah, saya sering membatin 'ini yang azan enggak ada yang lebih meduan dikit apa suaranya'," tulis aku tersebut pada foto yang diunggah.
"Karena suara muazin (oetugas yang mengumandangkan azan di masjid) memang terdengar tua dan kadang kala out of tune alias fals," imbuhnya.
Sampai suatu pagi ia memutuskan untuk salat subuh di masjid tersebut.
"Tuhan dengan baik hati menjewer saya," ungkap akun tersebut.
Pada pagi itu, ia akhirnya melihat sendiri muazin subuh yang sempat ia sebut kurang merdu.
"Seorang bapak berusia lanjut, yang jalannya sudah perlahan dan terlihat berusaha setiap melantangkan suaranya di depan microphone untuk berbegas salat," tulisnya.
"Melihat usahanya ini, rasanya seperti ditampar, 'harusnya elu yang muda-muda masih sehat yang ngegantiin bapak ini buat tugas kayak gini'," tambahnya lagi.
Baca Juga: Idaman Mertua, Pengantin Momong Ponakan saat Resepsi, Warganet Salfok: Mirip Lesti Kejora
Namun ada hal yang membuat ia semakin tertampar, sebab selesai salat muazin tersebut menyapanya sambil tersenyum.
Muazin itu berkata, "maturnuwun mas, sudah memuliakan masjid," tulis akun @ryudeka.
Muazin juga dengan ramah meananyakan tempat tinggal dan bercerita bahwa jamaah subuh masih sepi sejak pandemi.
"Usianya kisaran 70-an tahun," ungak Deka pemilik akun @ryudeka saat dihubungi suara.com, Senin (10/1/2022).
Menurutnya, masjid tersebut terletak di daerah Sorogan, Yogyakarta.
Respons Warganet
Cuitan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Jadi keinget cerita bapak gue, dia tiap subuh ke musala tapi yang ada di musala cowoknya cuma bapak sendiri bahkan Ustaz yang biasa imamin salat maghrib sama isyapun hampir enggak pernah muncul pas subuh," komentar warganet.
"Halo kak, twit ini saya baca saat masjid depan rumah saya sedang adan subuh, saya nangis, inget kakek saya yang meninggal 1 tahun lalu, beliau umurnya 83 tahun, sampai beliau tutup usia, beliau sangat menjaga solatnya dan juga menjadi juru kunci masjid di kampung," imbuh warganet lain.
"Pesan moralnya yajangan dulu prasangka yang tidak baik saat ada yang tidak berkenan dengan selera kita," timpal lainnya.
"Kita yang muda, yang lebih bagus suara, lebih pintar manajemen merasa lebih baik dan berinovasi dari para 'tua' yang dibincangkan belum tentu punya ikhlas dan istiqomah saat diberi amanah," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB