Suara.com - Kuli bangunan merupakan salah satu pekerjaan yang menantang. Bekerja sebagai kuli bangunan harus memiliki fisik yang kuat.
Mereka harus bisa tahan panas, kuat mengangkat beban berat, tidak takut dengan ketinggian, dan lainnya. Tak heran apabila pekerjaan ini disebut mempertaruhkan nyawa.
Meskipun risikonya besar tetapi upaya meminimalisir bahaya tersebut masih kurang.
Seperti yang sering kalian temui, mayoritas pekerja kuli bangunan di Indonesia tidak memakai peralatan keselamatan kerja.
Mereka masih mengabaikan keselamatan dirinya. Pekerja ini pun terkadang justru menantang bahaya sendiri.
Akun Twitter @jowoshitpost mengunggah sebuah rekaman video seorang kuli bangunan yang menantang bahaya ketika sedang bekerja.
Dalam video tersebut, ada tiga orang kuli bangunan yang sedang bekerja di atap bangunan.
Jika dilihat dari video atap bangunan yang dikerjakan cukup tinggi. Ketinggiannya sama dengan tinggi lantai atas bangunan di depannya.
Dua orang kuli bangunan tampak bekerja mengecat atap gedung. Keduanya berada di ujung bangunan. Pinggang mereka diikat dengan seutas tali.
Baca Juga: Respons Video Pria Tendang Sesajen, Tokoh Hindu Sepakat Tuhan Marah karena Alasan Ini
Satu orang kuli bangunan lain bertugas memegang tali yang mengikat kedua rekan kerjanya. Dia berada di pangkal bangunan.
Kuli bangunan yang bertugas memegang tali inilah yang bercanda menantang bahaya.
Pegang tali cuma pakai jari kaki
Awalnya dia memegang tali hanya dengan tiga jari kakinya sembali merekam video.
Beberapa saat kemudian kuli bangunan ini memegang tali dengan satu tangannya. Sementara tangan satunya dia pakai untuk memegang hp.
Aksi kuli bangunan ini menuai berbagai komentar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Wanita Hamil Lompat-Lompat Gegara Ucapan Sang Nenek, Endingnya Menyesal
-
CEK FAKTA: Viral Bentuk Kartu Keluarga Terbaru Seukuran KTP, Benarkah?
-
Viral Aksi Wanita Tak Mau Turun dari Motor Mogok, Warganet Geram: Tukarkan Aki Saja
-
Respons Video Pria Tendang Sesajen, Tokoh Hindu Sepakat Tuhan Marah karena Alasan Ini
-
Apes, Kurir Ini Dikejar dan Disosor Angsa saat Antarkan Paket
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara